Breaking News:

Berita Belitung

Kelangkaan BBM di Pulau Belitung Hampir Tiga Pekan, Ini Kata Dua Bupati di Pulau Belitung

Hampir tiga pekan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di Pulau Belitung.

Penulis: Suharli | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Bupati Belitung Sahani Saleh (kanan) bersama dengan Bupati Belitung Timur Burhanudin (Kiri batik merah) saat kunjjngan kerja Bupati Belitung Ke Belitung Timur. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Hampir tiga pekan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di Pulau Belitung.

Bupati Belitung Sahani Saleh dan Bupati Belitung Timur Burhanudin menyampaikan solusi dari kelangkaan tersebut adalah dengan meminta Provinsi mengajukan penambahan kuota BBM pada pertamina.

Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Belitung Timur menyampaikan penyebab kelangkaan BBM disebabkan oleh penambang timah ilegal.

Sanem meminta kepada para pengerit BBM maupun penambang agar berlaku adil, jangan sampai BBM yang telah dibeli dari SPBU tidak jual kembali kepada masyarakat khususnya bagi kepentingan kendaraan sehari-hari

“Toleransilah, jangan sampai mentang-mentang. Karena tambang ini kan tambang ilegal,” tegas Sanem krpada awak media, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Kondisi BBM di Pulau Belitung Terjadi Antrean Panjang, Ada Surat Terbuka Untuk Presiden Joko Widodo

Baca juga: BBM Langka, Bupati Belitung Timur Sidak ke SPBU, Jangan Ada Lagi yang Memanipulasi

Menurutnya, kuota BBM di Pulau Belitung itidak mengakomodir untuk penambang-penambang tersebu yang diakomodir selama ini adalah kendaraan-kendaraan bermotor 

Dia menjelaskan berdasarkan perhitungan dari Pertamina, di Belitung untuk kebutuhan BBM kendaraan bermotor tidak akan habis meskipun kendaraan-kendaran operasional hingga 24 jam.

"Tapi karena disedot kawan-kawan nambang, jadi tidak kebagian lagi lah yang punya kendaraan lainnya," sesal Sanem.

Meskipun kewenangan energi ada di Provinsi Bangka Belitung, Sanem mengatakan pemeritah kabupaten harus tetap peduli.

"Saya awal-awal sudah menyampaikan ke pihak Pertamina, jawabannya pasokan normal tidak ada pengurangan, justru kalo memungkinkan beberapa waktu lalu pak gubernur juga minta agar kuota ditambah," ungkap Sanem.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved