Breaking News:

Berita Belitung

Melalui Akun Medsos, Wabup Belitung Usulkan Tiga Solusi Masalah BBM

Wakil Bupati (Wabup) Belitung,  Isyak Meirobie akhirnya buka suara menanggapi masalah antrean BBM yang terjadi di seluruh SPBU. Pada akun facebooknya,

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Fery Laskari
Posbelitung.co/Dok
Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie usai melaukan pemantaun ke rumah sakit dan klinik, Senin (2/8/2021) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Wakil Bupati (Wabup) Belitung,  Isyak Meirobie akhirnya buka suara menanggapi masalah antrean BBM yang terjadi di seluruh SPBU. Pada akun facebooknya (Medsos), Isyak membuat tulisan berjudul diam bukan berarti tidak mencari solusi.

Dalam tulisan yang diunggah 28 menit lalu, Jumat (24/9/2021), Isyak menjabarkan tiga solusi kepada pemerintah Provinsi Kepulauan Babel dan Pertamina.

Pertama manajemen penguraian, dengan menghadirkan pertashop dimulai dalam waktu satu bulan  dari sekarang harus terwujud di setiap desa.

Hal ini untuk mengurai penumpukkan antrian konsumen di SPBU saja dan memudahkan konsumen bisa mengakses pembelian di tempat domisilinya masing-masing.

Kedua, manajemen kuota, dimana secara hukum pasar, selama tidak merugikan penyedia pasokan, maka dengan membanjiri Pertamax dan pertalite ke SPBU adalah solusi.

Menurutnya hukum pasar mengatakan jika penawaran lebih banyak dari permintaan pasar maka pasar akan terkendali. 

Ketiga manajemen waktu. Isyak mengakui bahwa konsumen terbesar BBM saat ini yang di luar perhitungan resmi adalah penambang rakyat.

Karena itu walaupun hal ini sulit diakui dalam aturan perundang-undangan, namun mereka menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi saat ini melalui komoditi tambang yang ada.

Di mana situasi sulit ekonomi di tengah pandemi saat ini harus ada jalan keluar terbaik, maka perlu diatur waktu pengisian bagi keperluan tambang tersebut, misalnya pengisian khusus malam hari pukul 20.00-24.00 WIB.

Di luar jam itu hanya melayani konsumen umum dengan batas maksimal pembelian perkendara yang diatur, misalnya maksimal 15 liter untuk mobil dan tiga liter untuk motor 

Pada akhir tulisannya, Isyak menyebutkan usulan tersebut telah disampaikan kepada Komisaris Utama Pertamina Basuri Tjahja Purnama, Gubernur Kepulaua Babel Erzaldi Rosman, Forkopimda Babel, GM Pertamina Palembang dan Forkopimda Belitung. (Posbelitung.co/Dede S)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved