Breaking News:

Konflik Palestina dan Israel

Israel Tak Tahu Diri, Palestina Utimatum Beri Waktu Setahun Buat Tinggalkan Wilayah yang Didudukinya

Ultimatum Presiden Palestina Mahmud Abbas kepada Israel disampaikan dalam pidato virtual di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Editor: Hendra
(UN WEB TV via AP)
Presiden Palestina Mahmoud Abbas saat menyampaikan pidatonya secara virtual di sesi ke-76 Majelis Umum PBB dalam pesan yang direkam sebelumnya, Jumat, 24 September 2021, di markas besar PBB. 

POSBELITUNG.CO, NEW YORK,  - Israel sepertinya tak tahu malu menduduki wilayah negara Palestina hingga mengakui haknya.

Bertahun-tahun konflik kedua negara ini tak juga selesai.

Akhirnya Presiden Palestina Mahmud Abbas pun memberikan ultimatum kepada Israel.

Bila satu tahun tak juga hengkang dari wilayah Palestina yang didudukinya, maka Pemerintah Palestina tak akan mengakui Israel sebagai sebuah negara berdasarkan perbatasan pra-1967.

Baca juga: Amerika Serikat Bakal Cetak Sejarah, Jadi Negara Lemah, Tak Sanggup Bayar Utang Rp405 Ribu Triliun

Ultimatum keras ini disampaikan langsung oleh Presiden Palestina Mahmud Abbas, Jumat (24/9/2021). 

Dalam pidato virtual di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Abbas meminta Sekretaris Jenderal Antonio Guterres untuk "mengadakan konferensi perdamaian internasional."

Namun seiring dengan permintaan itu dia juga mengeluarkan ultimatum.

"Kita menyatakan bahwa Israel, kekuatan pendudukan, memiliki waktu satu tahun untuk menarik diri dari wilayah Palestina yang didudukinya pada 1967, termasuk Yerusalem Timur," katanya.

Abbas menambahkan bahwa Palestina siap "bekerja sepanjang tahun", untuk menyelesaikan status akhir negara Israel dan Palestina "sesuai dengan resolusi PBB."

Baca juga: Resmi Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Kirim Surat ke Airlangga Hartarto, Mundur dari Wakil Ketua DPR

Tetapi "jika ini tidak tercapai, mengapa (Palestina) mempertahankan pengakuan Israel berdasarkan perbatasan 1967?" ujarnya melansir AFP.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved