Breaking News:

Berita Belitung Timur

Kek Amum Ditemukan 50 Meter dari Pukatnya, Tidak Ada Luka Gigitan

Kek Amum yang dikabarkan menghilang kemarin Sabtu (25/9/2021) ditemukan oleh Tim Gabungan, Minggu (26/9/2021) pukul 08.55 WIB.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
Posbelitung.co/ist.BasarnasBelitung
Warga saat menolong evakuasi korban hilang di Damar, Minggu (26/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kek Amum yang dikabarkan menghilang kemarin Sabtu (25/9/2021) ditemukan oleh Tim Gabungan, Minggu (26/9/2021) pukul 08.55 WIB. Kek Amum ditemukan mengapung terlentang sekitar 50 meter dari tempat motor dan pukatnya berada kemarin.

Danpos SAR Belitung Rahmatullah Hidayat didampingi Koordinator Tagana Belitung Timur Mahroni Hidayat dan Bhabinkamtibmas Desa Aik Kelik Damar Bripka A.

Karyadi mengatakan proses pencarian dimulai semalam dan dilanjutkan tadi pagi. Tim dibagi dua menjadi tim darat yang dikomandoi oleh Bhabinkamtibmas dan tim laut dikomandoi langsung oleh Danpos SAR Belitung.

Rahmatullah bilang korban ditemukan oleh tim darat dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Dia menjelaskan dari kondisi tubuh korban tidak ada bekas gigitan, sayatan, atau luka-luka lainnya.

"Alhamdulillaah korban ditemukan dalam keadaan tubuh utuh tak ada luka gigitan atau semacamnya yang berasal dari potensi gigitan buaya. Hanya luka memar saja, diperkirakan beliau terjatuh dan tidak bisa menyelamatkan diri. Posisi tangan mengepal diduga kedinginan," kata Rahmatullah kepada posbelitung.co, Minggu (26/9/2021).

Rahmatullah menyampaikan terima kasih kepada Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, Tagana, BPBD, TNI/Polri, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pencarian ini. Dia mengapresiasi koordinasi tim yang baik dan warga yang mematuhi SOP pencarian.

"Tetap kami imbau kepada masyarakat agar jangan membiarkan orang yang sudah tua pergi sendiri. Kemudian jika cuaca kurang memungkinkan lebih baik ditunda dulu kegiatannya," imbau Rahmatullah.

Sebelumnya diberitakan, seorang kakek berusia 61 tahun bernama Amum dikabarkan menghilang, Sabtu (25/9/2021) malam di Pantai Pesaeran, Desa Aik Kelik, Damar.

Menurut Koordinator Tagana Beltim Mahroni Hidayat berdasarkan keterangan keluarganya, Amum pergi mukat berangkat dari pagi pukul 08.00 WIB.

Biasanya, lanjutnya, siang atau sore sudah pulang namun sampai malam belum juga kembali. Lalu keluarga melaporkan hal tersebut kepada Tagana Kecamatan Damar.

"Di lokasi yang biasa jadi tempat berangkatnya kami menemukan motor dan pukat. Pukatnya ditemukan berada di perairan dekat dari sana. Sementara ini kami akan menyisir daratan dulu bersama kades setempat dan warga sekitar," kata Hidayat kepada posbelitung.co, Sabtu malam. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved