Breaking News:

Mahasiswi Ini Bisa Hidup Mewah Punya Barang Branded, Ternyata Penipu, Ratusan Orang Jadi Korban

Demi bisa hidup mewah, tas branded hingga ponsel terbaru, mahasiswi ini menipu dengan modus investas bodong berhasil raup Rp 2 Miliar dari korbannya

Editor: Hendra
Dok. Tribun Kaltim
Mahasiswi berinisial PN (19) pelaku penipuan dengan korban sekitar 200 orang dengan modus investasi bodong di Balikpapan, Kalimantan Timur 

POSBELITUNG.CO, SAMARINDA,  - Seorang mahasiswi berinisial PN (19) akhirnya tak bisa lagi bergaya hidup mewah dan memamerkan barang berharganya.

Kini PN mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Balikpapan, Kalimantan Timur ditangkap aparat kepolisian.

Pasalnya barang mewah, tas branded dan uang yang dimilikinya ternyata di dapat dari hasil menipu.

Ratusan orang jadi korbannya dengan modus investasi bodong.

Baca juga: Gawat, Varian Baru Virus Corona sudah Masuk, Kasusnya Bertambah di Jakarta, 1.040 Orang Terinfeksi

Uang yang berhasil dikumpulkan perempuan inisial PN (19) ini mencapai kurang lebih Rp 2 miliar dari total sekitar 200 korban.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan, modus pelaku menjanjikan pekerjaan di PT Pertamina dengan keuntungan 70 persen bagi setiap orang yang mengivestasikan uangnya.

"Dia (pelaku) bertindak seolah-olah sebagai penghubung dengan kontraktor di Pertamina. Dia tawarkan ada pekerjaan di Pertamina, siapa yang mau modalin ayo, keuntungannya 70 persen," ungkap Rengga meniru cara tawar pelaku saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/9/2021).

Modus ini, kata Rengga, dijalankan PN sejak Mei 2021 dengan total korban mencapai 200 orang.

Masing-masing korban menyetor besaran dana variatif dari Rp 5 juta, Rp 10 juta sampai ratusan juta.

Usai setor, para korban dibuatkan dalam grup WhatsApp.

Baca juga: Pasangan Bercinta Bikin Warga Kaget, Jatuh dari Balkon Timpa Atap Mobil, Suaranya Berdentum Kencang

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved