Breaking News:

Polemik Pegawai KPK

Bukannya Memerintah KPK, Jokowi Malah Perintah Kapolri Angkat 56 Pegawai yang Dipecat jadi ASN Polri

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengaku diperintah Presiden Jokowi untuk menganggat 56 pegawai KPK yang dipecat jadi ASN di Polri

Editor: Hendra
Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus segera turun tangan mengatasi polemik pemecatan 56 pegawai KPK bukan malah membiarkan atau lari dari tanggungjawabnya 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA, -   Sebanyak 56 pegawai KPK akan dipecat terhitung mulai 30 September 2021 nanti.

Kabar pemecatan ini sudah disampaikan pimpinan KPK beberapa waktu lalu.

Diketahui 56 pegawai KPK ini dipecat dengan alasan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) menjadi ASN.

Dari 56 pegawai tersebut salah satunya adalah Novel Baswedan.

Dikabarkan, Presiden Joko Widodo sudah menindaklanjuti kasus 56 pegawai KPK yang dipecat tersebut.

Baca juga: Gatot Nurmantyo Sebut Ada Bukti TNI Disusupi PKI, Ngabalin: Menyesatkan, Pertanyakan Ada Agenda Apa

Karena tak diterima lagi oleh KPK pimpinan Firli Bahuri, Presiden Jokowi memerintahkan untuk dijadikan ASN di Polri.

Kabar 56 pegawai KPK yang dipecat dan diangkat jadi ASN di Polri atas perintah Presiden Jokowi ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Listyo, rencana tersebut telah mendapatkan izin dari Presiden Joko Widodo.

Polri pun diminta menindaklanjuti usulan itu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Tanggal 27 kami mendapatkan jawaban dari Bapak Presiden melalui Mensesneg secara tertulis, pada prinsipnya beliau setuju 56 orang pegawai KPK tersebut untuk menjadi ASN Polri," kata Listyo, dalam konferensi pers, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Presiden Jokowi Diultimatum BEM SI dan Gasak, 3x24 Jam Segera Batalkan Pemecatan 56 Pegawai KPK

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved