Breaking News:

Berita Belitung Timur

Ketuk Palu APBD Perubahan Belitung Timur, Ini Prioritas Bupati  

Ketok palu menandakan seluruh fraksi di DPRD Belitung Timur (Beltim) menyetujui rencana APBD Perubahan menjadi Raperda dalam Sidang Paripurna Penyampa

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Bupati Burhanudin didampingi Wabup Khairil, Sekda Ikhwan, serta jajaran dan Ketua DPRD Fezzi beserta anggota dewan saat melaksanakan sidang, Selasa (27/9/2021) di Ruang Sidang DPRD. (Posbelitung.co/BryanBimantoro) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Ketok palu menandakan seluruh fraksi di DPRD Belitung Timur (Beltim) menyetujui rencana APBD Perubahan menjadi Raperda dalam Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi, Selasa (27/9/2021) di Ruang Sidang DPRD Belitung Timur. Setelah disetujui, OPD-OPD harus segera menyesuaikan sisa tahun anggaran agar capaian kinerja bisa optimal.

Ditemui usai sidang, Bupati Belitung Timur, Burhanudin mengatakan sisa waktu tahun anggaran efektif hanya sampai 15 Desember 2021. Karena itu, dia ingin pelaksanaan APBD Perubahan disertai dengan pertanggungjawaban tahun anggaran secara maksimal oleh setiap OPD.

"Masih ada waktu dua bulan lebih. Saya instruksikan agar kawan-kawan di eksekutif mengimplementasikannya secara optimal," kata dia, Selasa (27/9/2021).

Lebih jauh, Burhanudin memaparkan dalam APBD Perubahan ini dia memprioritaskan perbaikan refocusing anggaran serta penambahan program dan anggaran di sektor pendidikan dan kesehatan. Ia mencontohkan adanya penambahan anggaran untuk mencetak buku sejarah HAS Hanandjoeddin dan mendukung operasional kegiatan karang taruna.

"Ternasuk penekanan terhadap serapan anggaran penanganan covid-19 juga jadi salah satu prioritas," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja mengatakan paripurna pendapat akhir fraksi terhadap APBD Perubahan tidak lagi membahas hal-hal khusus. Menurut dia, APBD Perubahan merupakan amanat Undang-undang yang membolehkan adanya perubahan pada tahun anggaran berjalan.

Dus, Fezzi bilang ada catatan yang juga disampaikan dalam rapat paripurna namun tidak lagi merubah anggaran. Penekanannya hanya pada penegasan pelaksanaan program dan serapan anggaran di sisa tahun anggaran.

"Ada beberapa hal yang menjadi catatan, benar kata pak Bupati bidang pendidikan, kesehatan, dan ada yang belum dianggarkan kita anggarkan," sebut Fezzi.

Satu diantaranya adalah sepakat mengejar gelar pahlawan H. AS Hanandjoeddin yang saat ini terus disuarakan DPRD Belitung Timur. Termasuk menganggarkan biaya cetak buku biografi H. AS Hanandjoeddin sebanyak seribu eksemplar.

"Kita juga mendukung Karang Taruna yang sebelumnya tidak dianggarkan, sekarang dianggarkan. Jadi yang tidak ada, penting dan tidak menyalahi Undang-ubdang kita siapkan," kata Fezzi. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved