Berita Belitung

Deklarasi Anti Halinar di Lapas Tanjungpandan, Test Urine Dadakan

Sebagai bentuk komitmen dalam upaya pencegahan dan Pemberantasan Peredaran gelap narkoba khususnya di Lapas, Jajaran Lapas Kelas IIB Tanjungpandan mel

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Fery Laskari
istimewa
Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Romiwin Hutasoit menandatangani Fakta Integritas Anti Halinar disaksikan Kadiv Pemasyarakatan Agus Irianto, Rabu (29/9/2021). (IST/dok Lapas Kelas IIB Tanjungpandan) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Sebagai bentuk komitmen dalam upaya pencegahan dan Pemberantasan Peredaran gelap narkoba khususnya di Lapas, Jajaran Lapas Kelas IIB Tanjungpandan melaksanakan Deklarasi Anti Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba) pada Rabu (29/9/2021).

Bertempat di Lapangan Utama Lapas, seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Tanjungpandan mendeklarasikan dan menandatangani Fakta Integritas Anti Halinar.

Dalam apel pagi yang dipimpin Kalapas Romiwin Hutasoit, Kadiv Pemasyarakatan Agus Irianto turut membacakan sambutan Kakanwil kemenkumham Babel.

Apel ditutup dengan  penandatanganan Fakta Integritas Anti Halinar oleh Kalapas dan seluruh jajaran.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan razia blok hunian dengan sasaran handphone, narkoba dan sajam yang dipimpin langsung oleh Kadiv Pemasyarakatan.

Bahkan di tengah audiensi bersama WBP, Kadiv PAS langsung menunjuk secara acak 25 Orang WBP kasus narkoba untuk dilakukan test urine narkoba diawasi langsung oleh Tim Divisi PAS.

Tak hanya itu, petugas Lapas pun menjadi sasaran, ditunjuk langsung oleh Kadiv PAS untuk dilakukan test Urine.

Hasilnya, seluruh sample yang diambil dinyatakan negatif narkoba.

Pada penutupan kegiatan, Kadiv PAS didampingi Kalapas, memberikan suplemen motivasi agar seluruh jajaran Pemasyarakatan di Bangka Belitung dalam kondisi yang siap dan sigap melaksanakan tugas.

Kadiv PAS mengingatkan tiga kunci pemasyarakatan maju yaitu deteksi dini, berantas narkoba serta sinergitas aparat penegak hukum.

"Integritas moralitas adalah kunci untuk melaksanakan tiga kunci Pemasyarakatan Maju, Lapas Nusakambangan menanti kalian yang masih coba-coba bermain dengan narkoba”, ujar Kadiv PAS dalam siaran rilis Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

Ia menjelaskan peredaran gelap narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas oleh WBP merupakan isu aktual bagi dunia pemasyarakatan di Indonesia.

Dirinya tak menampik kejadian tersebut masih terjadi tapi tidak sedikit pula petugas yang bertaruh nyawa menggagalkanya.

"Dirjen Pemasyarakatan sudah sangat tegas dengan hal ini, pencopotan satu paket (Kalapas dan Kepala KPLP) jika memang terjadi di Lapas. Petugas yang terlibat dan dipidana, harus dipindahkan ke Lapas di Nusakambangan, pimpinan kita sudah sangat tegas sekali dengan persoalan ini," katanya.

Sementara itu Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Romiwin Hutasoit, menyampaikan terimakasih atas pelaksanaan monev tersebut.

Menurutnya agenda tambahan sebenarnya hanya razia blok hunian dan penguatan integritas tetapi secara mendadak dilakukan test urine acak.

"Puji Tuhan, semua sample negatif Narkoba. Dengan segala keterbatasan, baik personil maupun sarpras, saya mengapresiasi jajaran Lapas Kelas IIB Tanjungpandan sampai saat ini telah bertugas maksimal dalam memberikan pelayanan pembinaan kepada WBP karena ini bukan pekerjaan mudah," kata Kalapas. (Posbelitung.co/Dede S)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved