Breaking News:

Virus Corona di Belitung

Positivity Rate Covid-19 di Belitung di Bawah 5 Persen, Joko Sarjono Ingatkan Warga Jangan Lengah

Kabid Pencegahan dan Penularan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono mengatakan laju penularan atau positivity rate Covid-19

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: nurhayati
posbelitung.co
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono, Rabu (18/8/2021). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)   

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kabid Pencegahan dan Penularan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono mengatakan laju penularan atau positivity rate Covid-19 di Belitung di bawah lima persen pada pekan keempat September 2021 ini.

Setelah sempat terjadi peningkatan kasus signifikan pada Juli-Agustus akibat varian delta, kini kasus penyebaran Covid-19 sudah melandai. Meskipun status PPKM Belitung masih berada pada level 3.

"Kalau  indikator level 3 ini tidak tahu, karena pusat yang menentukan. Tapi grafik penyebaran per pekan terus menurun, walau memang angka kasus harian masih fluktuatif," jelas Joko kepada Posbelitung.co, Jumat (01/10/2021).

Baca juga: Jumlah Pasien Covid-19 Menurun, Dirawat di RSUD Marsidi Judono Stabil di Angka 17 Orang

Baca juga: Kasus Covid-19 di Belitung Menurun,Villa Mewah Dijadikan Pusat Pemulihan dan Karantina Mandiri Tutup

Setelah menghadapi gelombang kasus kedua akibat varian delta, kini situasi mulai tenang kembali. Situasi ini, kata dia, akan terus berlangsung selama tidak masuknya varian baru Covid-19. 

"Prediksi ahli epidemiologi, varian baru ini masuk Indonesia pada Desember. Kalau tidak ada varian baru, harusnya tidak ada gelombang tiga. Mudah-mudahan jangan sampai ada," ucap Joko. 

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dengan kondisi kini. Penerapan protokol kesehatan harus tetap dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan menjadi gaya hidup. 

Di samping itu, upaya vaksinasi Covid-19 juga terus berlangsung. Joko mengatakan, saat ini sudah tidak ada kalangan masyarakat yang antusias menerima vaksin. Makanya, partisipan pun mulai menurun dibandingkan beberapa waktu lalu. 

"Makanya harus turun ke desa, bahkan dusun dengan sistem jemput bola. Terutama pada lansia yang capaiannya baru sekitar 25 persen," imbuhnya. 

Baca juga: Belitung Masuk Musim Penghujan, BMKG Imbau Waspada Banjir

Baca juga: Harga Daging Ayam Ras dan Sejumlah Jenis Ikan Naik Picu Inflasi di Tanjungpandan pada September 2021

Agar para lansia ini mau divaksin, dia mengatakan bahwa petugas puskesmas datang langsung ke tempat yang mudah diakses. Selain itu, pada evaluasi yang telah dilakukan bersama kepala puskesmas se-Belitung, pihaknya juga telah merencanakan vaksinasi ke tempat-tempat terluar Pulau Belitung. 

"Vaksinasi di Pulau Seliu belum, sudah direncanakan agar segera turun. Kalau Pulau Gersik sudah, juga rencana ke Pulau Kuil, tapi masih menunggu kondisi karena saat ini masih gelombang tinggi," kata Joko.(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved