Virus Corona di Belitung

Tren Menurun Kasus Covid-19 di Belitung, Tempat Karantina Mulai Ditutup, Jangan Lengah Tetap Prokes

Sejak awal September tran kasus covid-19 di Belitung mulai mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga tempat isolasi dan karantina mulai ditutup

Penulis: Hendra | Editor: Hendra
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Bangunan vila mewah di Akil Ali yang menjadi pusat karantina yang kini tidak beroperasi lagi. Foto beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO -- Kasus covid-19 di Kabupaten Belitung sudah mengalami penurunan cukup signifikan.

Penurunan kasus covid-19 ini mulai terjadi sejak awal September 2021 hingga saat ini.

Dengan terjadinya penurunan kasus Covid-19 ini, sejumlah tempat pusat pemulihan dan karantina mandiri mulai dilakukan penutupan sementara.

Salah satunya Pusat pemulihan dan karantina mandiri Hendry Winarto Akil Ali (PPKM) HWA Tanjungpandan.

Kondisi serupa juga terjadi di RSUD Marsidi Judono.

Selama 4 hari belakangan ini Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di angka 17 orang.

Bahkan manajemen menon-aktifkan ruangan isolasi C ketika jumlah pasien 29 orang.

Sehingga tersisa tiga ruangan isolasi Covid-19 yaitu isolasi A,B dan D.

Menurut pengelola, Ketua Komunitas Sosial Belitung (KSB) Ayie Gardiansyah, penutupan ini dilakukan karena kasus Covid-19 sudah melandai.

"Kami tutup mulai 27 September. Tapi tutup sementara, tetap ada kemungkinan dibuka kalau memang dibutuhkan. Kalau sekarang ini, karantina masih bisa di SKB atau rumah sakit, karena kami kan sifatnya membantu," kata Ayie, Jumat (1/10/2021) kepada Posbelitung.co.

"Berkat kerja sama semua lapisan masyarakat, dari dinas dan pada pengambil kebijakan, terhitung dua bulan adanya gelombang kasus Covid-19, kini sudah melandai,"  lanjutnya.

Selama beroperasi, villa mewah yang diubah sebagai pusat isolasi terpusat (isoter) pasien Covid-19 ini telah menerima 246 pasien.

Selain itu banyak memberikan layanan konsultasi bagi pasien maupun keluarga pasien Covid-19

Ayie menyebutkan, meskipun aktivitas PPKM ini sudah berhenti, namun aktivitas rumah sakit darurat Covid-19 (RSDC) tetap beroperasi. Kini pihaknya banyak berfokus pada kegiatan vaksinasi. 

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved