Breaking News:

Berita Belitung Timur

HJKM ke-150 Kota Manggar, Launching Pundok Bace Digital hingga Kirim Madu Satu Ton

Tema itu berarti mengajak seluruh masyarakat dan wirausahawan agar bisa memulihkan ekonomi pasca pandemi dengan produk-produk kreatif

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Pegawai Kecamatan Manggar membangun Pojok Baca Digital yang akan diresmikan saat Hari Jadi ke-150 Kota Manggar, Selasa (5/10/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kota Manggar akan memperingati Hari Jadi ke-150 tahun pada Sabtu (9/10/2021) mendatang. Berbagai acara sudah dijadwalkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

Kepada posbelitung.co, Selasa (5/10/2021), Camat Manggar Abdul Rachim mengatakan acara-acara tersebut adalah launching warkop PATEN, launching pundok bace digital, potong pita pengiriman satu ton madu asli Beltim ke Jambi, bazar kembang, pameran bonsai, doa bersama, dan penyerahan bantuan mesin pengolahan madu dari Gubernur kepada Kelompok Manggar Berdaya.

Abdul bilang dalam HJKM ke-150 ini mengangkat tema 'Tingkatkan Kekompakan Menghadapi Pandemi Covid-19 serta Menumbuhkan Perekonomian Masyarakat melalui Wirausaha yang Mandiri'.

Dia menjelaskan tema itu berarti mengajak seluruh masyarakat dan wirausahawan agar bisa memulihkan ekonomi pasca pandemi dengan produk-produk kreatif wirausaha. Pengiriman madu asli petani madu Belitung Timur jadi wujud nyata tema tersebut.

"Selain itu, di masa seperti sekarang ini kita juga harus kompak memerangi musuh tak kasat mata yaitu virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan serta menjalankan vaksinasi yang sudah disediakan. Tema ini sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati saat ini," kata Abdul, Selasa.

Lebih jauh, Abdul mengatakan logo HJKM tahun ini yaitu angka 150 yang diasimiliasikan dengan pohon kelapa, kater, dan biji kopi. Dia menjelaskan angka satu yang digambarkan dengan pohon kelapa mempresentasikan Kota Manggar yang sebagian besar wilayahnya berada di pesisir pantai di mana sebagian besar mata pencarian masyarakatnya adalah nelayan yang dipresentasikan melalui nelayan dan katernya.

Kemudian terdapat juga simbol sarang lebah di pohon kelapa menggambarkan potensi lebah trigona yang melimpah di seluruh wilayah Kecamatan Manggar dengan lebah mengelilingi angka lima.

"Lalu angka nol berbentuk biji kopi terbelah menggambarkan Kota Manggar tidak hanya tentang biji timah yang terkandung di dalamnya, namun kopi & kenangan sebagai potensi nyata untuk menjadi pusat pengembangan dan pelestarian kopi yang ada di Beltim khususnya jenis Liberika. Terakhir angka lima yang menggambarkan bahwa pada berbagai sendi kehidupan masyarakat (lekukan dan patahan angka 5) terdapat budaya getang yang harus dilestarikan sebagai identitas melayu lokal," terang Abdul.

Dia berharap nanti acara tersebut bisa berjalan lancar dan ia memastikan dalam pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved