Breaking News:

Berita Belitung Timur

Kapolres Dorong Vaksinasi Kecamatan yang Masih Rendah di Belitung Timur, Gantung Baru 37 Persen

Vaksinasi covid-19 menjadi program utama pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi virus corona.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Wakapolres Beltim Kompol Agus Handoko memantau jalannya pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Polres Beltim beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Vaksinasi covid-19 menjadi program utama pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi virus corona. Karena itu, setiap daerah didorong harus mengoptimalkan capaian vaksinasi di wilayah masing-masing.

Di Belitung Timur capaian vaksinasi cukup tinggi jika dilihat secara keseluruhan yaitu 58,52% atau 59.768 orang dari 100.206 sasaran vaksinasi dibandingkan dengan daerah lain di Babel. Namun, hal itu justru menjadi sorotan dari Kapolres Belitung Timur AKBP Taufik Noor Isya.

Menurutnya memang jika dilihat secara umum sudah tinggi tapi pemerataan vaksinasi per kecamatan masih jomplang.

Dia mencontohkan di Kecamatan Manggar per kemarin Selasa (5/10/2021) capaian vaksinasi yaitu 50,12% dengan jumlah sasaran 31.035 jiwa. Sedangkan Kecamatan Gantung capaian vaksinasi baru 37% dengan jumlah sasaran 21.587 jiwa. Semestinya, kata Kapolres, capaian antar kedua kecamatan itu tidak jauh berbeda.

"Saat ini capaian paling tinggi di Kecamatan Simpang Renggiang yaitu 89,70%. Itu pun karena jumlah sasaran yang hanya 5.875 orang. Kecamatan Simpang Pesak dan Dendang yang sasarannya di bawah 10 ribu orang harusnya bisa lebih optimal dari angka capaian sekarang yang masing-masing 78,54% dan 73,20%. Jadi ada disparitas kemampuan nakes setempat dalam hal vaksinasi," kata AKBP Taufik kepada posbelitung.co di kantornya, Rabu (6/10/2021).

Dia mengatakan sudah mengomunikasikan hal itu kepada Bupati Belitung Timur Burhanudin sebagai kepala daerah supaya bisa menggenjot lagi capaian vaksinasi. Karena menurutnya animo masyarakat sangat tinggi untuk menerima vaksinasi sehingga tidak ada kesulitan dalam mengajak masyarakat.

Kemudian dari segi ketersediaan vaksin, kapolres mendorong agar vaksin jangan disimpan-simpan dan saat pelaksanaan jangan ada pembatasan. Selama persediaan masih ada harus terus jalan vaksinasinya.

"Jangan sampai ada warga yang sudah datang dengan kesadaran diri untuk melindungi diri malah pulang sia-sia kan kasihan. Kalau stok vaksin kurang minta lagi ke provinsi jangan sampai kehabisan stok vaksin," kata AKBP Taufik.

Berdasarkan data dari Ketua Satgas Vaksinasi Covid-19 Belitung Timur sekaligus Wakapolres Beltim Kompol Agus Handoko stok vaksin per kemarin tersisa 6.465 dosis. Berdasarkan data itu, kapolres ingin Pemda segera meminta penambahan stok vaksin supaya pelaksanaan vaksinasi bisa jalan terus sampai semua sasaran divaksinasi.

Terpisah, Bupati Belitung Timur Burhanudin mengatakan bakal terus menggenjot capaian vaksinasi di wilayahnya. Dia juga bilang telah memonitor langsung pelaksanaan vaksinasi di Limbongan, Gantung belum lama ini. Menurutnya vaksinasi sudah berjalan sesuai dengan SOP dan akan terus meningkatkan capaian vaksinasi.

Burhanudin bilang saat ini pihaknya juga fokus terhadap vaksinasi kepada siswa-siswa dan guru di SMP/SMA supaya kegiatan belajar mengajar bisa dilaksanakan secara normal kembali.

"Terima kasih atas seluruh masukan yang membangun. Kepada TNI/Polri, pihak-pihak swasta yang sudah mendukung percepatan program pemerintah. Semoga kita segera bisa mencapai herd immunity setelah capaian vaksinasi tercapai minimal 80% dari sasaran," tutup Burhanudin. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved