Kasus Azis Syamsuddin

Novel Tahu Sosok 8 Orang Bekingan Azis Syamsudin di KPK, Sudah Dilapor ke Dewas KPK Minta Lapor Lagi

Novel Baswedan mengaku sudah lapor ke Dewas terkait orang dalam bekingan Azis Syamsudin, tapi malah tak diproses, kini KPK minta bukti dan lapor lagi

Editor: Hendra
Tribunnews/Irwan Rismawan
Penyidik nonaktif KPK, Novel Baswedan menggelar aksi dengan mendirikan Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi di depan Gedung ACLC, Jakarta, Selasa (21/9/2021). 

Novel Baswedan mengaku sudah mengetahui hal tersebut.

Novel mengaku tahu karena dirinya merupakan orang pertama yang melaporkan permainan kotor mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju. 

Saat mengetahui tindakan Stepanus, Novel tidak percaya dia bermain sendiri.

"Yang ungkap kasus ini adalah tim saya," kata Novel di akun Twitter @nazaqistsha, Rabu (6/10/2021).

Novel tidak memerinci nama-nama orang yang diduganya membantu Stepanus. 

Namun, dia yakin orang-orang itu terafiliasi dengan  Azis Syamsuddin

Nama-nama itu sudah dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK.

"Saya juga sudah laporkan masalah tersebut ke Dewas tetapi tidak jalan," kata Novel.

Baca juga: Jokowi Marahi Moeldoko Mau Rebut Partai Demokrat, SBY Tak Gentar Rencana dari Awal sudah Ketahuan

Novel disebut sudah lama tahu

Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Muhammad  Azis Syamsuddin disebut memiliki 'orang dalam' di Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Hal itu terungkap Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sekretaris Daerah Tanjungbalai Yusmada yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan dengan terdakwa bekas penyidik KPK Ajun Komisaris Polisi (AKP) Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain, Senin (4/10/2021) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Eks penyidik KPK  Novel Baswedan mengaku sudah mengetahui hal itu sejak lama.

Novel adalah satu dari 57 pegawai yang dipecat KPK lantaran tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK).

Pengakuan Novel merupakan balasan terhadap cuitan mantan juru bicara KPK Febri Diansyah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved