Breaking News:

Inovasi Penggunaan Tanda Tangan Elektronik Diapresiasi Wali Kota Molen

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil atau Molen berpesan agar inovasi itu dapat digunakan sebaik-baiknya.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Alza
Ist/Humas Pemkot Iwan
Wali Kota Pangakalpinang Maulan Aklil (Molen) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemkot Pangkalpinang terus melakukan serangkaian inovasi dalam bidang pemerintahan.

Termasuk penggunaan tanda tangan elektronik di lingkungan pemerintahan.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil atau Molen berpesan agar inovasi itu dapat digunakan sebaik-baiknya.

"Ini menjadi bagian penting dari sebuah perubahan digitalisasi," kata Molen.

Diketahui, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pangkalpinang telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara RI (BSSN RI) dalam rangka pemanfaatan Sertifikat Elektronik pada Sistem Elektronik di Lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Kepala Diskominfo Kota Pangkalpinang, Sarbini mengatakan kerja sama Pemda dengan BSrE BSSN RI ini merupakan pertama di Bangka Belitung.

Dengan telah ditandatanganinya PKS dimaksud maka Diskominfo Pangkalpinang segera mensosialisasikan dan mempromosikan kepada unit-unit kerja atau OPD di lingkungan Pemkot dan masyarakat terkait pemanfaatan Sertifikat Elektronik khususnya penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE).

Kata Sarbini, sebelum penandatanganan PKS pihaknya telah menempuh tahapan panjang mulai dari konsultasi, pengajuan permohonan tertulis, sosialisasi oleh BSrE BSSN RI, Analisis kebutuhan sistem, pembuatan aplikasi, integrasi sistem, uji coba penggunaan, surat rekomendasi sebagai pendukung barulah bisa kesepakatan tanda tangan ke dua belah pihak.

"Apa yang kami lakukan tidak terlepas dari arahan dan motivasi dari pak Wali Kota Pangkalpinang agar OPD selalu aktif, kreatif dan penuh inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Sarbini dalam rilis kepada Bangkapos.com,  Senin (23/8/2021).

“Pada tahap awal TTE akan digunakan di Diskominfo untuk berbagai dokumen termasuk surat menyurat lalu Bakeuda untuk BPHTB dan SPT PBB kemudian menyusul OPD yang lainnya secara bertahap.”

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved