Breaking News:

Wali Kota Molen Canangkan Masjid Agung dengan Kubah Berlapis Timah di Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil ingin Pangkalpinang memiliki masjid sebagai ikon ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Alza
Istimewa/Humas Pemkot Pangkalpinang
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil ingin Pangkalpinang memiliki masjid sebagai ikon ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selepas membangun  Tugu Titik Nol awal tahun 2021 lalu, Maulan Aklil ingin ada masjid agung dengan kubah berlapiskan timah dekat kawasan pusat kota Pangkalpinang.

Pada acara InTime dengan Bangka Pos bersama Pemimpin Redaksi Bangka Pos Ibnu Taufik Juwariyanto, Sabtu (31/07/2021) pagi kemarin Maulan Aklil mengaku yakin dan siap membangun masjid itu meski di tengah keterbatasan anggaran saat pandemi covid-19.

Lokasi yang menjadi pilihan untuk berdirinya masjid nan megah yang didesign oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu di eks gudang beras.

Dulunya tempat penyimpanan beras kini tempat latihan bela diri dari beberapa komunitas.

Tepat di sebelah gereja GPIB Maranatha Pangkalpinang.

Molen yakin betul masjid itu akan selesai jika ada peran serta masyarakat Kota Pangkalpinang melalui swadaya masyarakat.

Bahkan Molen menerima tantangan berani menggerakan masyarakat Kota Pangkalpinang untuk bersama-sama menyumbangkan pembangunan masjid tersebut.

"Bismillah kalau untuk masjid saya yakin, nanti akan jadi suatu kebanggan untuk kita, siapa yang nyumbang keren, yang ga nyumbang ga keren. Bahkan beberapa perusahan sudah mulai menawarkan diri ingin ikut serta menyumbangkan," kata Maulan Aklil yang akrab disapa Molen dalam live bersama Bangka Pos, Sabtu (31/07/2021) pagi itu.

Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang itu mengibaratkan kalau satu orang menyumbangkan Rp200.000 dengan jumlah penduduk di Kota Pangkalpinang 217.000 orang sudah terkumpul untuk pembangunan.

"Rp100.000 saja sudah cukup, jadi lah. Kita hanya butuh Rp50 miliar untuk pembangunan, nanti kita akan buka open donasi dan akan kita buatkan yayasan yang menampung uang-uang itu kalau sudah terkumpul dihibahkan ke Pemkot, kenapa tidak ini tidak mungkin," jelas Molen.

"Mohon doanya semua, kalau didoakan masyarakat saya yakin akan segera terealisasi masjid ini," lanjutnya.

Menurutnya, membangun yang skala prioritas pasti akan bisa dilakukan dengan keterbatasan anggaran saat ini, sebab tidak hanya mengandalkan APBD pemkot Pangkalpinang saja, tapi ada swadaya masyarakat, dan bantuan CSR dari beberapa perusahaan nantinya.

"Saya yakin untuk masjid itu pasti bisa tidak ada yang tidak bisa, aturannya boleh kok kita tidak melanggar. Bahkan bocorannya non islam sudah mau membantu kita," kata Molen.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved