Breaking News:

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil Ungkap Pemkot Siapkan 19 Kamar untuk Karantina

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengatakan ada 19 kamar di wisma karantina.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Alza
Ist/Humas Pemkot Pangkalpinang Iwan
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengatakan ada 19 kamar di wisma karantina.

Menurutnya, kamar itu dapat ditempati masyarakat yang terpapar Corona.

Pemkot sudah menyiapkan wisma karantina atau rumah singgah Covid-19 kota Pangkalpinang di eks Puskesmas Girimaya di jalan Rasakunda Kecamatan Girimaya.

"Kita sudah duluan menyediakan isolasi terpadu, yang sudah kita lengkapi juga dengan fasilitas pendukungnya, dapat makan juga ada dokter dan perawat yang jaga di wisma itu," ujar Molen kepada Bangkapos.com, Kamis (5/8/2021).

Molen menyebut, ada 19 kamar yang tersedia di wisma karantina yang siap ditempati masyarakat kapan saja.

"Kita sudah sediakan untuk masyarakat yang rumahnya tidak memadai kita silakan karantina di wisma saja lebih aman, makan ditanggung," sebutnya.

Molen mengatakan, upaya yang diintruksikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ini sudah baik, dengan demikian semua daerah bekerjasama agar bisa menampung yang terpapar Covid-19.

"Ini sudah masukan kita sejak rapat di Pangkalbalam supaya tidak menumpuk di Kota Pangkalpinang agar biayanya juga cukup murah," bebernya.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi menyebut anggaran oprasional untuk penangan covid-19 di BPBD sebesar Rp900 juta.

Adapun anggaran tersebut digunakan untuk wisma karantina Covid-19 dan petugas pemakaman pasien covid-19.

"Dalam satu tahun ini atau tahun 2021 ini anggaran oprasional kita untuk penanganan Covid-19 di Kota Pangkalpinang sebesar Rp900 juta belum sampai satu miliar, nah ini kita gunakan untuk siap siaga wisma karantina kita dan petugas pemakaman," ungkap Dedi.

Lalu untuk pengelolaan wisama karantina Dedi mengatakan hingga kini terus dilaksankan, anggaran tersebut digunakan untuk oprasional wisma dan kebutuhan masyarakat yang karantina.

"Untuk wisma karantina kita sifatnya siaga  kalau ada yang mau masuk kita siap, anggaran itu kita gunakan apabila ada masyarakat yang mau karantina di wisma yang sudah kita sediakan langsung siap kita gunakan kalau tidak ada anggaran itu tetap kita simpan sementara," jelasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved