Breaking News:

Wali Kota Pangkalpinang Molen Minta Tim Gabungan Pantau Tempat Hiburan yang Disegel

Maulan Aklil meminta agar tim gabungan termasuk Satpol PP Kota Pangkalpinang terus melakukan pengawasan tempat hiburan yang disegel.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fitriadi
Ist/Humas Pemkot Iwan
Wali Kota Pangakalpinang Maulan Aklil (Molen) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil meminta agar tim gabungan termasuk Satpol PP Kota  terus melakukan pengawasan, jangan sampai tempat hiburan yang sudah disegel tetap nekat beroperasi di masa pandemi.

Pasca penyegelan tiga tempat hiburan malam (THM) di Kota Pangkalpinang, Sabtu (2/10/2021), Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil menyebut mestinya hal tersebut menjadi pelajaran semua pihak untuk tetap mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

Sebelumnya ada tiga THM yang dilakukan penyegalan yakni Insanity KTV dan Lounge di Semabung, X-Bar di Bacang, dan Heilay’s Bar Cafe and Resto di Air Mawar.

"Saya rasa ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua untuk tetap mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, kedepan kita ikuti aturan yok, agar semuanya bisa kembali membuka bisnisnya dengan sesuai aturanlah," ungkap Molen kepada Bangkapos.com, Selasa (5/10/2021).

Molen sapaan akrab Maulan Aklil meminta agar tim gabungan termasuk Satpol PP Kota Pangkalpinang dapat terus melakukan pengawasan, jangan sampai yang sudah disegel tetap nekat untuk buka.

"Suratnya dari Pariwisata jelas pemberhentian oprasional mereka (THM-red) untuk sementara selama tiga bulan, ini juga tindak lanjut yang kami berikan karena mereka tidak mematubi aturan yang sudah disepekati bersama. Sekarang kita tinggal kencangkan proses pengawasannya, tim kita Satpol PP juga terus memantau," jelasnya.

Dengan demikian, Molen menyebut mestinya beberapa pihak dapat menghormati segala kebijakan-kebijakan yang ada sehingga semunya dapat berjalan dengan baik.

"Kita hormati satu sama lain, kita juga hormati aturan-aturan kebijakan yang ada sehingga pembangunan, pelayanan, dan semua yang ada di Kota Pangkalpinang ini berjalan aman, damai, dan kondusif," tuturnya.

Sementara, Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja(Kasatpol PP) kota Pangkalpinang Efran menyebut, pengawasan terhadap THM yang disegel akan dilakukan setiap malam.

Menurutnya, hal ini guna memastikan tak akan ada aktivitas selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di Kota Pangkalpinang.

"Karena ada pelanggaran kami Satpol PP sebagai tugas pokok dan fungsinya akan tetap melakukan pengawasan selama penyegelan. Tiap malam nati akan kami lakukan pengawasan terhitung 30 September hingga 30 Desember nanti, bersama TNI dan Polri tidak tebang pilih," ujar Efran.

Tak hanya itu, Efran mengatakan pihaknya juga akan terus memonitor THM lainnya di Kota Pangkalpinang yang disinyalir melanggar jam operadional dimasa PPKM.

"Jadi tidak ada isitilah kami hanya menyegel yang itu saja, tidak ada tebang pilih dan diskriminasi yang mana nekat beroperasi melanggar jam operasional yang telah ditentukan akan kami berlakukan hal yang sama," jelasnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved