Breaking News:

Berita Belitung

Sinergi Bersama KASAL, Pembukaan Munas II Aspeksindo Digelar di Atas KRI Semarang 594

Berkat kerjasama bapak KASAL, Munas II Aspeksindo bisa dilaksanakan di atas KRI dan ini satu-satunya asosiasi yang pernah munas di atas KRI.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Khamelia
Pos Belitung/Disa Aryandi
Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir seluruh Indonesia, Jumat (8/10/2021) di KRI Semarang 594 yang sedang berlabu di perairan laut Belitung. 

POSBELITUNG.CO -- Berkat sinergi dengan TNI Angkatan Laut, musyawarah nasional (munas) II Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) dilaksanakan di atas KRI Semarang 594.

Bahkan acara pembukaan munas II Aspeksindo dihadiri Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, Wamen Kemenkumham Eddy OS Hiraij dan Wamen ATR BPN Surya Tjandra.

Acara dibuka oleh Ketua Umum Aspeksindo sekaligus Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud.

"Berkat kerjasama bapak KASAL, Munas II Aspeksindo bisa dilaksanakan di atas KRI dan ini satu-satunya asosiasi yang pernah munas di atas KRI. Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran panitia yang telah menyelenggarakan acara ini," ujar Abdul dalam sambutannya.

Ia mengakui Aspeksindo baru berumur empat tahun tapi berkat 333 kabupaten yang tergabung, asosiasi itu akan menjadi wadah bangsa di luar political will seorang kepala daerah.

Oleh sebab itu, selaku ketua umum, Abdul menginginkan Indonesia menjadi poros maritim dunia dikarenakan kondisi georafisnya sangat mendukung dengan berbagai potensi.

Namun beragam potensi tersebut belum digarap dengan maksimal bahkan menjadi kendala seperti masalah pulau terluar yang selalu diklaim negara lain.

Oleh sebab itu dirinya berharap sinergi terbangun bersama kementerian lembaga seperti ATR BPN dan Kemenkumham.

"Kami berpikir kalau pulau terluar itu selesai dengan kerja sama dengan Kementerian ATR BPN saya rasa tidak ada lagi yang mengklaim. Apalagi ditambah dukungan KASAL bersinergi dengan Aspeksindo," katanya.

Ia menambahkan kegiatan munas II dibagi menjadi beberapa hari mulai dari pembukaan di KRI Semarang 594 dilanjutkan musyawarah di area pendopo Pantai Tanjung Kelayang.

Sementara itu, KASAL Laksamana TNI Yudo Margono mengakui masih banyak kendala yang dihadapi Indonesia sebagai negara maritim.

Sehingga dirinya memang mengharapkan sinergi dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan kendala tersebut.

"Semua yang disampaikan dalam sambutan ini semuanya benar. Jadi kalau ada keperluan datang saja, jangan sungkan," kata Yudo. (posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved