Breaking News:

Berita Belitung

DPRD Babel Anggarkan Pembangunan Pondasi Tempat Penjemuran Ikan Tanjung Binga

Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi menyebut pihaknya akan menganggarkan pembangunan pondasi permanen di tempat penjemuran ikan di Desa Tanjung

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Khamelia
IST/Dok pribadi
Aktivitas warga nelayan Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, saat menyortir ikan di parak beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi menyebut pihaknya akan menganggarkan pembangunan pondasi permanen di tempat penjemuran ikan di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Belitung.

Tempat penjemuran yang dalam bahasa setempat disebuk parak ini, kata dia, rawan roboh saat musim angin kencang lantaran hanya dibangun dari kayu.

"Saya punya ide ini, karena saya pernah ke kantor Bupati Belitung, bertemu Pak Wakil Bupati, dia menyampaikan kepada saya karena di Tanjung Binga ada tempat penjemuran ikan. Sumber ikannya seputaran situ, hanya kekurangannya setiap musim angin kencang atau istilahnya angin barat, parak itu roboh karena pembangunannya tidak permanen hanya dari kayu," jelasnya, Jumat (8/10/2021).

"Keinginan saya, kami, masyarakat Tanjung Binga juga bagaimana kalau ini dibuat permanen tiang-tiangnya, kalau tempat penjemuran dari bambu itu tidak apa-apa, tetapi pondasi permanen sehingga tidak roboh saat musim angin barat," lanjut Herman.

Terkait rencana pembangunan ini, kata dia, sebelumnya sudah dianggarkan pada kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD Bangka Belitung 2022 yang telah ditandatangani beberapa waktu lalu.

Semula rencana anggaran pembangunan tiang parak permanen ini sebesar Rp200 juta. Namun, lanjut Herman, masih akan dikalkulasi oleh dinas terkait.

Dia menambahkan, selain sebagai tempat penjemuran ikan bagi warga, lokasi parak ini juga kerap didatangi wisatawan. Karena di sana, wisatawan bisa menyaksikan proses penyetoran ikan, jemuran ikan dan proses pengemasan.

"Saya sering melihat masyarakat yang datang berswafoto. Saya pikir lambat laun itu akan menjadi daerah pariwisata, bahkan sekarang pun sudah," tuturnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved