Breaking News:

Berita Belitung Timur

HUT ke-150 Kota Manggar, Camat Abdul : Kita Ingin Tingkatkan Pelayanan Humanis

Camat Manggar Abdul Rachim mengatakan pada peringatan tahun ini dia memfokuskan kepada mengaktualisasikan visi misi

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Bupati Burhanudin didampingi Ketua DPRD Fezzi, dan Camat Abdul saat memotong pita tanda dikirimnya madu satu ton ke Jambi kerja sama dengan PT POS, Sabtu (9/10/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pelaksanaan peringatan Hari Jadi Kota Manggar ke-150 tahun berjalan lancar hari ini, Sabtu (9/10/2021). Ditemui usai acara, Camat Manggar Abdul Rachim mengatakan pada peringatan tahun ini dia memfokuskan kepada mengaktualisasikan visi misi kepala daerah yakni bertransformasi dalam memberikan pelayanan yang humanis dan sosiologis kepada masyarakat.

Hal itu, katanya, diwujudkan dalam berbagai acara hari ini yaitu peresmian Pojok Baca Digital oleh Wabup Beltim Khairil Anwar dan Kepala Dinas Perpustakaan Belitung Timur Amirudin, peresmian Warkop PATEN oleh Sekda Beltim Ikhwan Fakrozi dan Sekcam Manggar Wahyuni, hingga pengiriman madu satu ton asli dari pembudidaya Beltim untuk dikirim ke Provinsi Jambi.

"Khusus untuk Warkop PATEN Kecamatan Manggar, ini merupakan upaya yang kami berikan kepada masyarakat untuk menciptakan iklim pelayanan yang cepat, akuntabel, transparan, dan terpercaya. Jadi masyarakat tidak usah sungkan datang ke kantor kecamatan dalam mengurus administrasi yang terdoktrin selama ini sesuatu yang ribet. Kita sudah bertransformasi," tegas Abdul.

Selain mengenai transformas birokrasi, yang jadi harapan Camat Abdul ke depan di usia Kota Manggar 150 tahun adalah kewirausahaan mandiri supaya menciptakan lapangan pekerjaan yang juga tertuang dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati diwujudkan dalam pembentukan Komunitas UMKM Manggar Berdaya di mana kelompok tersebut telah menjalin kerjasama dengan PT. Pos Tanjung Pandan agar mendapatkan potongan tarif pengiriman maksimal 15%.

Dari komunitas tersebut juga jadi cikal bakal pengiriman madu satu ton ke Provinsi Jambi. Madu ini diproduksi oleh pembudidaya seluruh Belitung Timur yang saat ini menjadi produsen madu teran terbesar di Indonesia. Nilai satu ton madu ini sendiri yaitu sekitar Rp140 juta sehingga bisa menjadi daya ungkit ekonomi bagi para pembudidaya hingga masyarakat luas.

"Komunitas Manggar Berdaya tersebut berjumlah 273 anggota dengan bermacam-macam produk UMKM di dalamnya. Pembudidaya madu teran sekitar 100an jadi minimal per bulan mereka bisa dapat Rp1,4 juta jika diseriusi," tambah Abdul.

Dia mengatakan harapan-harapan tersebut hanya akan menjadi harapan jika tidak ada dukungan dari semua pihak. Penciptaan tata kelola pemerintahan yang baik yang disertai dengan menciptakan wirausaha yang mandiri guna menciptakan lapangan kerja akan terus dilakukan.

"Mohon dukungan serta arahan kepala OPD sehingga ke depan program ini bisa memberikan dampak langsung dan secara ekonomi bisa dirasakan oleh masyarakat Manggar dan Belitung Timur," harap Abdul.

Dalam acara tersebut dipamerkan produk UMKM dari sembilan desa di Manggar, mesin air siap minum dengan system PLTS atas dukungan dari Ketua HIPMI Belitung, Fajar Kawulo beserta Bank Sumsel Babel, dan masih banyak lagi acara lainnya. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved