Breaking News:

Berita Kriminalitas

Butuh Uang Buat Mudik ke Pulau Seribu Utara, Dua Pria Ini Nekat Curi Satelit di Perahu Majikannya

Dua pria, Heryanto (23) dan Sutarji (35) diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Belitung karena mencuri satu unit satelit dan radar ikan

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Dua tersangka pencurian diperiksa penyidik Unit Resum, Sat Reskrim Polres Belitung, Senin (11/10/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG --  Dua pria, Heryanto (23) dan Sutarji (35) diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Belitung karena mencuri satu unit satelit dan radar ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tanjungpandan, pada Sabtu (9/10/2021).

Keduanya nekat mencuri peralatan elektronik di perahu tempatnya bekerja. Heryanto mengikuti saran dari Sutarji, karena butuh biaya untuk pulang kampung  ke desanya di Desa Pulau Panggang, Kecamatan Pulau Seribu Utara, Jakarta.

Belum sempat menginjakkan kaki di Pulau Seribu Utara, keduanya justru terancam hukuman maksimal enam tahun penjara sesuai Pasal 363 KUHPidana.

"Tersangka Heryanto diamankan di Desa Tanjung Binga sedangkan Sutarji diamankan hari setelah pulang melaut," ungkap Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Belly Pinem didampingi Kanit Resum Sat Reskrim Polres Belitung Aipda Pirhot Lubis, Senin (11/10/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Heboh ! Wanita Berkaus Hijau Tenggelam di PPN Tanjungpandan

Baca juga: Soal Jenazah Wanita Berkaus Hijau, Dokter Tidak Temukan Luka Tanda Kekerasan

Baca juga: Breaking News : Jasad Seorang Perempuan Ditemukan Mengapung di PPI Belitung

Baca juga: Lima Atlet Pesepeda Belitung Borong Delapan Medali di Ajang Kejurda ISSI Bangka Belitung

Kronologis kejadian bermula saat Hasan Basri selaku jurangan perahu melaporkan kejadian dugaan pencurian satu unit satelit Furuno GP 23 dan satu set radar ikan Furuno ECH Sounder S4100 pada tanggal 3 Maret 2021 lalu.

Hasan mendapat telpon dari anak buah kapal yang mengabarkan peralatan elektronik di perahu telah raib.

Usai mendapat laporan, Unit Resum Sat Reskrim Polres Belitung langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi.

Hasil pemeriksaan mengarah kepada tersangka Heryanto yang meninggalkan tempat kerjanya pasca kejadian.

"Setelah mendapatkan informasi tersangka berada di Tanjung Binga, Unit Resum langsung melakukan penangkapan," kata Belly.

Sementara itu, barang bukti radar ikan yang sempat dijual tersangka sudah diamankan dan polisi masih mencari keberadaan satelit ikan.

Sedangkan korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dari kejadian tersebut.

(Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved