Breaking News:

Erzaldi Rosman

Optimalkan Pengelolaan Data Statistik, Diskominfo Bangka Belitung Lakukan Pembinaan Ini

Dalam upaya melakukan sinkronisasi penyajian data untuk menuju Satu Data Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Ist/Diskominfo Babel
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan Pembinaan Teknis Metadata dan Workshop Pengolahan Data Statistik Sektoral Daerah di lingkungan Pemprov Babel, Senin (11/10/21) di Hotel Cordela, Pangkalpinang. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Dalam upaya melakukan sinkronisasi penyajian data untuk menuju Satu Data Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melakukan sejumlah kegiatan.

Kegiatan yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yakni Pembinaan Teknis Metadata dan Workshop Pengolahan Data Statistik Sektoral Daerah di lingkungan Pemprov Babel, Senin (11/10/21) di Hotel Cordela, Pangkalpinang.

Kepala Dinas Diskominfo Babel, Sudarman,  telah membuka langsung kegiatan.

Pada kesempatan itu ia mengatakan perlu adanya sinkronisasi penyajian data untuk menuju Satu Data Indonesia. 

"Untuk menuju Satu Data Indonesia, dibutuhkan kerjasama, kolaborasi dan kemitraan dalam pengumpulan dan penyajian data yang pada akhirnya dapat diakses oleh pemerintah dan juga masyarakat,"jelas Sudarman, dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Senin (11/10/2021).

Sudarman, menambahkan sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, pengaturan Satu Data Indonesia dimaksudkan untuk mengatur penyelenggaraan tata kelola data.

"Karena yang dihasilkan oleh instansi pusat dan instansi daerah untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta pengendalian pembangunan," lanjutnya.

Satu Data Indonesia tingkat daerah provinsi adalah kebijakan tata kelola data Pemprov Babel untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggung jawabkan. 

Selain itu, menurutnya, data juga mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat serta daerah melalui pemenuhan standar data, metadata, interoperabilitas data, dan menggunakan kode referensi dan data induk. 

Saat ini, penyelenggaraan Satu Data Indonesia di pemprov. 

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved