Breaking News:

Berita Belitung

Terlibat Kasus Narkoba 114,36 Gram, Anggota Polres Belitung Divonis 6 Tahun 4 Bulan Penjara

Muhammad Hendri yang pernah bertugas di Polsek Sijuk divonis majelis hakim PN Tanjungpandan enam tahun empat bulan penjara pada Senin (11/10/2021).

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Khamelia
(posbelitung.co /dede s)
Ketiga terdakwa berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani persidangan, Senin (11/10/2021). 

POSBELITUNG.CO -- Kasus oknum anggota Polres Belitung terlibat narkoba seberat 114,36 gram yang diamankan BNN Provinsi Kepulauan Babel memasuki tahap akhir.

Muhammad Hendri yang pernah bertugas di Polsek Sijuk divonis majelis hakim PN Tanjungpandan enam tahun empat bulan penjara pada Senin (11/10/2021).

Majelis hakim menilai terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahum 2009 Tentang Narkotika.

Sedangkan dua rekannya Andi Maswadi yang berperan menyuruh Hendri divonis delapan tahun delapan bulan penjara melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahum 2009 Tentang Narkotika.

Terakhir Lucky yang beperan membawa narkoba jenis sabu dari Pulau Bangka divonis lima tahun enam bulan penjara melanggar Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Tadi sudah dibacakan oleh majelis hakim, kami mengambil sikap pikir-pikir atas putusan itu. Ketiga terdakwa juga sama pikir-pikir," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung Tri Agung Santoso kepada posbelitung.co.

Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa Muhammad Hendri dengan hukuman 9,5 tahun dan denda Rp6 miliar apabila tidak dibayar maka diganti kurungan penjara enam bulan.

Sedangkan terdakwa Andi Maswadi dituntut selama 9,5 tahun dan denda Rp2 miliar apabila tidak dibayar digantikan kurungan penjara 6 bulan.

Dan terakhir terdakwa Lucky Fariskar dengan kurungan penjara selama tujuh tahun dan denda Rp2 miliar apabila tidak dibayar diganti kurungan penjara dua bulan.

Dalam amar tuntutannya, JPU Kejari Belitung Tri Agung Santoso menyatakan perbuatan ketiga terdakwa sudah memenuhi unsur dakwaan Primair Pasal 114 Ayat (2) joncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Jadi dari ketiga terdakwa, dua pasal terbukti dan satunya pasal subsidair," kata Agung.

Sebelumnya, ketiga terdakwa diamankan jajaran BNN Provinsi Kepulauan Babel bekerja sama dengan Bea Cukai Tanjungpandan dan KSOP Kelas IV Tanjungpandan pada pertengahan Februari 2021 lalu.

Penangkapan bermula pada terdakwa Lucky yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu dalam paket sepatu saat KM Pulau Batam sandar di PPN Tanjungpandan sekitar pukul 18.00 WIB.

Ternyata barang haram tersebut akan diambil oleh Hendri yang pernah bertugas di Polsek Sijuk.

Terdakwa Hendri diperintah oleh Andi Mawasdi untuk mengambil paket sabu. (posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved