Breaking News:

Berita Belitung

DPRD Beltim Gelar Paripurna Istimewa, Begini Pesan Jafri

DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Rapat Paripurna Istimewa IV Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021 dengan agenda Peringatan Hari Jadi

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Japri Anggota DPRD Beltim 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG  -- DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Rapat Paripurna Istimewa IV Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021 dengan agenda Peringatan Hari Jadi ke-150 Kota Manggar di Ruang Sidang DPRD, Sabtu (9/10/2021) kemarin.

Rapat Paripurna diselenggarakan secara hybrid yakni undangan hadir langsung, serta sebagian lainnya mengikuti secara virtual melalui zoom meeting dan live streaming.

Seiring diperingati Hari Jadi Kabupaten Beltim, Ketua Komisi III DPRD Beltim Drs Jafri, memberikan komentar dan berharap Kota Manggar jadi kota nyaman dan menjadi idaman.

Jafri yang juga Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penelusuran Hari Jadi Kota Manggar (HJKM),  mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memajukan Kota Manggar dan Kabupaten Belitung Timur umumnya.

"Sebagai ikon 'Kota 1001 Warung Kopi', kita berharap agar pengelola warung kopi dapat meningkatkan pelayanannya, sehingga semakin menarik minat wisatawan ke Kota Manggar. Karena ada ungkapan, belum ke Manggar, kalau kita belum menikmati sajian kopi di Warung Kopi Kota Manggar," kata Jafri dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Selasa  (11/10/2021).

Ketua DPD Partai Golkar Beltim ini meminta, agar momentum ini dapat memecut semangat aparatur pemerintahan untuk melakukan pembenahan-pembenahan, peningkatan kualitas kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.

Tak hanya itu, mantan Ketua DPRD ini juga menceritakan perjalanan penetapan hari jadi Kota Manggar, sebagaimana telah diperdakan melalui Perda nomor 9 Tahun 2017. 

"Dalam perumusannya juga melibatkan perangkat daerah terkait yakni Dinas Perpustakaan, yang saat itu dikepalai oleh alm Bapak Drs Ajidin dan juga dibantu oleh Ibu Supeni, S.KM selaku Kepala Bidang Kearsipan. Ketika waktu itu hasil pertemuan dari Tim Perumus, kita tindaklanjuti pembahasan sampai dengan di tingkat Pansus di DPRD. 

Selanjutnya Pansus melakukan koordinasi-koordinasi dalam rangka mencari informasi maupun referensi dan literatur, serta sumber-sumber yang menguatkan proses penentuan hari jadi Kota Manggar, untuk kemudian disahkan dalam bentuk Peraturan Daerah.

Selain itu, ia mengatakan bahwa koordinasi tersebut dilakukan bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Belitung Timur maupun di Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung. 

Pansus pun berkoordinasi sampai ke Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, ke Arsip Nasional serta ke Perpustakaan Nasional di Jakarta. 

“Beranjak dari penelusuran literatur maupun sumber-sumber yang didapat secara akurat tersebut, maka ditetapkanlah tanggal 9 Oktober sebagai hari jadi Kota Manggar,l oleh Tim Perumus dan Pansus DPRD Beltim kala itu," lanjutnya. (Posbelitung.co/Rilis/Riki Pratama)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved