Breaking News:

Berita Belitung

Gadaikan Mobil Rental Rp20 Juta, Rico Diamankan Satreskrim Polres Belitung

Gara-gara menggadaikan mobil rental senilai Rp20 juta, Rico diamankan jajaran Satreskrim Polres Belitung pada Selasa (12/10/2021).

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Khamelia
Pos Belitung/Dede Suhendar
Polres Belitung menggelar konfrensi pers pengungkapan kasus dugaan tindak pidana penipuan yang dipimpin Kasipenmas Sihumas Ipda Belly Pinem pada Rabu (13/10/2021). 

POSBELITUNG.CO -- Gara-gara menggadaikan mobil rental senilai Rp20 juta, Rico diamankan jajaran Satreskrim Polres Belitung pada Selasa (12/10/2021).

Pria 34 tahun itu diduga mengelabui pelapor perempuan berinisial ISA dengan menggunakan dua akun whatsapp, seakan-akan pemilik mobil Toyota Avanza BN 1211 WY yang menyuruh menggadaikan.

Kasus dugaan penipuan itu terungkap saat pelapor tak kunjung menerima penggantian uang gadai tersebut.

"Pelapor sebenarnya sempat membuat aduan tangga 4 April kemarin. Tapi walaupun sudah diberikan tenggat waktu, pelaku tidak ada itikad baik mengganti sehingga korban membuat laporan polisi Senin kemarin," ujar Kasipendam Sihumas Polres Belitung Ipda Belly Pinem kepada posbelitung.co, Rabu (13/10/2021).

Ia menjelaskan kejadian berawal pada saat pelaku menghubungi korban mengabarkan bahwa rekannya Rendi ingin menggadaikan mobil Toyota Avanza BN 1211 WY sebesar Rp15 juta, pada tanggal 14 April 2021 lalu.

Pelaku beralibi, rekannya akan mengganti uang tersebut secepatnya dalam waktu dua minggu.

Korban sempat ingin bertemu dengan pemilik mobil, tapi pelaku beralasan rekannya sedang berada di lokasi tambang timah.

Akhirnya kesepatan terjadi dan tak berselang lama pelaku datang ke rumah korban di Jalan Masda Adi Sucipto membawa mobil tersebut beserta STNK.

Korban langsung menyerahkan uang tunai Rp15 juta dengan kwitansi.

"Beberapa hari kemudian, pelaku ini datang lagi meminta tambahan Rp5 juta untuk keperluan rekannya. Untuk meyakinkan korban, pelaku mengirim bukti percakapan yang diduga palsu," ungkap Belly.

Karena merasa percaya, korban kembali memberikan tambahan Rp5 juta lengkap dengan kwitansi kepada pelaku.

Korban merasa curiga setelah berselang dua minggu, pelaku tak kunjung membayar uang Rp20 juta tersebut.

Pelaku akhirnya mengakui bahwa mobil tersebut dirental dari Rendi dan digadaikan tanpa sepengetahuan pemilik.

"Pada tanggal 26 April, korban mengajak pelaku bertemu di warung kopi bersama korban dan ibunya untuk mengembalikan mobil kepada Rendi," katanya.

Setelah diamankan di rumah mertuanya di Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, pelaku dijerat Pasal 378 KUHPidana. (posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved