Lawan Covid19

Rumah Sakit Sempat Kehilangan Pasien, Kini Masyarakat Tak Takut Lagi Kontrol Kesehatan

Kini faskes termasuk rumah sakit mulai kembali normal karena jumlah pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan terus menurun.

Editor: Fitriadi
Tribunnews/Herudin
Dokter Lula Kamal saat wawancara khusus dengan Tribun Network, di Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2020). Dokter Lula Kamal yang pernah menjadi Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menjelaskan pentingnya penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Saat angka penderita Covid-19 melonjak, seluruh rumah sakit dialihfungsikan untuk menangani pasien yang terinfeksi virus corona.

Masyarakat pun disarankan untuk melakukan konsultasi melalui telemedicine atau menunda kunjungan ke fasilitas kesehatan (faskes) jika tidak memiliki penyakit parah.

Tapi kini faskes termasuk rumah sakit mulai kembali normal karena jumlah pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan terus menurun.

Public Figure sekaligus tenaga kesehatan (nakes) dr. Lula Kamal mengatakan saat ini angka kasus positif Covid-19 telah menurun cukup drastis.

Oleh karena itu, layanan kesehatan pun sebenarnya telah bisa menjalankan fungsinya seperti sebelumnya.

"Sebenarnya kalau sekarang kita agak bernapas lega ya, karena sebetulnya kasusnya sudah menurun cukup drastis dan sebetulnya kalau pelayanan kesehatan sudah bisa berjalan dengan lebih baik," ujar dr. Lula, dalam virtual dialog produktif Kabar Kamis 'Aplikasi PeduliLindungi untuk Semua', Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Kedisiplinan Masyarakat Mematuhi Protokol Kesehatan Terus Membaik

Masyarakat pun bisa kembali mengunjungi faskes jika memang memiliki keluhan kesehatan atau ingin melakukan kontrol kesehatan tanpa perlu merasa khawatir.

"Jadi masyarakat untuk kontrol ke rumah sakit itu sudah nggak ketakutan," kata dr.Lula.

dr. Lula mengakui bahwa sebelumnya para nakes seperti dirinya merasa kehilangan pasien.

Karena pasien yang biasanya secara rutin melakukan kontrol kesehatan, untuk sementara waktu tidak dapat melakukan hal itu.

Mayoritas pasien yang harus melakukan kontrol kesehatan secara teratur teesebut adalah kelompok lanjut usia (lansia).

"Sebelumnya, kita kayak kehilangan pasien. Maksudnya, pasien-pasien dengan penyakit kronis yang memang mereka harus kontrol teratur, itu kebanyakan lansia ya, kemudian mereka ketakutan untuk kontrol," papar dr. Lula.

Ia tidak memungkiri bahwa pandemi memang belum berakhir, namun karena kini angka kasus Covid-19 telah mengalami penurunan, maka pasien-pasien ini bisa melakukan konsultasi kesehatan secara langsung ke rumah sakit.

"Nah sekarang kita sudah melihat bahwa jalannya sudah lebih baik lagi, orang sudah mulai kontrol lagi, kemudian sudah mulai medical check up lagi. Keadaan sekarang jauh lebih baik, walaupun kita mengerti bahwa pandemi belum selesai," pungkas dr. Lula.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved