Breaking News:

Berita Belitung

Kemenag Umumkan Pembukaan Pendaftaran Pimpinan Baznas Belitung    

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung mengumumkan pembukaan pendaftaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Belitung, Senin (1

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung H Masdar Nawawi, Senin (18/10/2021). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG  - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung mengumumkan pembukaan pendaftaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Belitung, Senin (18/10/2021).

Pendaftaran untuk mengisi lima tahun pimpinan Baznas periode 2021-2026 ini terbuka bagi masyarakat, ulama maupun profesional.

"Seleksi terbuka bagi siapapun, makanya bisa diikuti siapa saja yang merasa punya kompetensi untuk masuk dalam pimpinan Baznas Belitung," kata Kepala Kantor Kemenag Belitung H Masdar Nawawi, Senin (18/10/2021).

Dia menjelaskan, bagi siapa pun yang berminat mengikuti seleksi ini harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Di antaranya berusia minimal 40 tahun, serta memiliki kompetensi dalam pengelolaan zakat. Selain itu, pelamar pimpinan Baznas juga tidak menjadi anggota partai politik, tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dan organisasi terlarang, kemudian juga bersedia bekerja penuh.

Bagi pendaftar yang berstatus sebagai PNS, harus bersedia diberhentikan secara sementara sesuai ketentuan yang berlaku. Serta tidak pernah dijatuhi pidana penjara karena melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam pidana penjara 5 tahun.

Prosesnya pendaftaran, lanjut dia, akan dimulai pada 29 Oktober-10 November pengumpulan dokumen administrasi yang disampaikan kepada Kemenag melalui seksi zakat dan wakaf.

Beberapa dokumen yang diperlukan yakni riwayat hidup, KTP, surat keterangan domisili dari desa, pasfoto, fotokopi ijazah terakhir, serta fotokopi SK terakhir bagi pendaftar PNS atau pengurus pengelola zakat lainnya. Ditambah surat keterangan sehat jasmani dan rohani yang dikeluarkan puskesmas atau rumah sakit pemerintah, SKCK kepolisian, juga surat pernyataan bermeterai tidak menjadi anggota partai politik dan tidak terlibat politik praktis.

Masdar juga menyebut nantinya para peserta akan menjalani seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, lalu seleksi kompetensi melalui tes tertulis dan wawancara.

"Nanti diambil 10 orang yang diajukan ke Baznas Pusat, untuk merekomendasikan lima orang untuk di SK-kan ke Bupati Belitung," sebutnya.

"Kami berharap baik masyarakat, ulama, maupun profesional untuk mengikuti seleksi calon pimpinan Baznas," kata Masdar. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)


 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved