Breaking News:

Erzaldi Rosman

Pertumbuhan Ekonomi Babel Terbesar Kedua di Sumatera, Timah Masih Unggulan

Pasalnya urusan yang makro seperti ini merupakan tanggungjawab provinsi yang bisa memberikan dampak perubahan konsidi di daerah.

Penulis: Tedja Pramana | Editor: Tedja Pramana
tribunnews
Erzaldi Rosman, Gubernur Babel 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG  - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi salah satu provinsi yang cepat pulih perekonomiannya setelah sempat terpuruk di masa pandemi Covid-19.

Pada awal pandemi, pertumbuhan Provinsi Babel anjlok hingga -5,8 persen. Di triwulan pertama naik menjadi -0,9 persen, triwulan kedua 2,8 persen dan akhirnya menjadi 6,98 persen.

"Pertumbuhan ekonomi kita terbesar kedua di sumatera. Kita bersyukur memiliki tim solid dalam rangka melakukan beberapa antisipasi, tindakan kebijakan atas panduan pemerintah pusat," kata Gubernur Provinsi Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman kepada Pos Belitung, Jumat (15/10/2021).

Menurutnya, awal masa pandemi ia tidak bisa serba menebak apa yang harus dilakukan. Namun di Babel forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) aktif dan kompak.

Pasalnya urusan yang makro seperti ini merupakan tanggungjawab provinsi yang bisa memberikan dampak perubahan konsidi di daerah.

"Tidak ada satupun pemimpin daerah yang punya pengalaman menghadapi pandemi ini. Semua mencoba berdasarkan data dan fakta. Sehingga kita bisa merumuskan kebijakan yang baik. Kita provinsi yang setelah terpuruk dan kembali secara cepat adalah Provinsi Babel. Dan saat ini pertumbuhan ekonomi kita terbesar kedua di Sumatera," katanya.

Salah satu sektor yang menyokong pertumbuhan ekonomi Babel yakni timah yang merupakan sktor unggulan Babel. Dimana saat ini harga komoditi timah membaik, bahkan tertinggi dalam sejarah.

"Tahun 2019 lalu saat PT Timah melakukan monopoli dan hanya bermitra dengan lima perusahaan saja, harga timah terpuruk," kata Erzaldi.

Dikatakannya, sektor unggulan Babel hingga saat ini tetap pertambangan. Bila tidak ada pandemi, sebenarnya pariwisata sudah mulai akan mengganti pertambangan sesuai kebijakan transformasi mining (tambang) ke tourism (pariwisata).

Menurutnya, dengan kondisi harga timah mulai naik dan mineral ikutan mulai diproses di Babel, maka kebijakannya Babel harus melakukan hilirisasi mineral tambang di daerah hasil.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved