Breaking News:

Berita Belitung Timur

Budidaya Madu Teran Bisa Jadi Peluang Usaha Sekaligus Tempat Wisata Alami di Belitung Timur    

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mendorong pembudidayaan lebah madu di hutan-hutan Belitung Timur (Beltim). Hal itu ia sampa

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Gubernur, bupati, kapolres, dan ketua dekranasda meminum madu teran saat meresmikan Kampong Madu Raje Teran di Desa Kelubi, Manggar, Rabu (20/11/2021). (Posbelitung.co/BryanBimantoro) 

 
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mendorong pembudidayaan lebah madu di hutan-hutan Belitung Timur (Beltim). Hal itu ia sampaikan dalam kunjungannya meresmikan Kampong Madu Raje Teran di Desa Kelubi, Manggar, Rabu (20/10/2021).

Menurutnya, produk madu saat ini menjadi barang yang dicari orang karena khasiatnya apalagi di masa pandemi sekarang. Selain itu, pengembangan lain dari hutan yang memiliki budidaya lebah madu bisa dijadikan destinasi wisata baru bagi daerah.

"Saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Belitung Timur beserta unit KPH Provinsi Bangka Belitung bersama Komunitas Manggar Berdaya ini untuk membangun Kampung Madu Raja Teran. Yang mana Kampung Madu Raja Teran ini sudah dirintis sejak dulu dan sekarang di bawah binaan KPH dan Dinas UMKM dan Koperasi," ujar Erzaldi.

Erzaldi berharap komunitas Kampong Madu Raje Teran dikembangkan apa adanya sehingga menjadi nilai tambah bagi orang yang mengunjungi. Karena menurutnya orang-orang perkotaan dan bulai-bulai sangat suka dengan wisata alam yang masih alami tanpa sentuhan pembangunan fisik.

"Alhamdulillah lokasi ini dengan diawali 15 orang dalam komunitas tersebut berkembang menjadi 200 orang dengan hasil madu yang tadinya hanya 200 liter per bulan sekarang sudah mencapai empat ton per bulan. Ini targetnya akan kita tambah lagi menjadi 5-8 ton di tahun-tahun berikutnya," sebut Gubernur Erzaldi.

Demi mewujudkan perkembangan produksi madu komunitas ini, Erzaldi memberikan alat yang bisa mengurangi kadar air pada madu sehingga madu yang sampai ke konsumen benar-benar madu yang berkhasiat tanpa banyak kandungan air.

Melalui alat tersebut pula, katanya, bisa membuka peluang kerja sama dengan perusahaan yang membutuhkan madu dengan spesifikasi tertentu, misal madu dengan kadar air maksimal 10 atau lima persen.

"Selain peluang kerja sama, pemurnian yang tinggi ini bisa membuat harga madu ini akan menjadi lebih lebih tinggi di tingkat peternaknya. Ini yang sedang kita dorong. Selain mendorong mereka untuk memilih hutan ini menjadi hutan yang menjadi tujuan destinasi wisata bagi banyak orang," kata Gubernur Erzaldi.

Dia yakin dan percaya tempat budidaya saat ini bisa dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata dengan keberagaman produk-produk alami yang ada di sekitarnya. Misalnya, para wisatawan nanti bisa langsung meminum madu dari sarangnya yang jarang bisa dilakukan di tempat lain.

"Tapi saya ingatkan kepada mereka jangan mengembangkan produk-produk atau menjual produk-produk baik itu produk konsumsi untuk makanan maupun produk-produk alam yang biasa-biasa saja, tapi harus luar biasa. Kalau kita berhasil menggali potensi yang ada di lokasi lokal ini akan menambah nilai tambah dari pada lokasi itu sendiri," harap Erzaldi.

Sementara itu, Camat Manggar Abdul Rachim mengatakan pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengiriman madu sebanyak satu ton yang dilaksanakan tepat di HUT ke-150 Kota Manggar pada 9 Oktober 2021 lalu.

Diresmikannya Kampong Madu Raje Teran di Desa Kelubi ini Abdul berharap nantinya terjadi peningkatan kualitas dan kuantitas Madu Teran yang mana Madu tersebut telah menjadi salah produk unggulan khususnya di Kecamatan Mangga dan Belitung Timur umumnya.

"Semoga dengan bantuan gubernur serta dukungan dari semua pihak, bisa membangkitkan peternak madu agar bisa bangkit dan berdaya sekaligus juga memberi daya ungkit ekonomi yang besar bagi masyarakat," harapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Beltim Burhanudin, Kapolres Beltim AKBP Taufik Noor Isya, dan Ketua Dekranasda Provinsi Melati Erzaldi. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved