Erzaldi Rosman

Gubernur Erzaldi Gandeng Primkopal TNI Angkatan Laut Atasi Pendangkalan Muara Air Kantung Sungailiat

Erzaldi mengungkapkan dirinya telah bekerja sama dengan Primkopal TNI AL untuk melakukan pendalaman alur muara sungai Air Kantung Sungiliat, Bangka.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Eltjandring
IST/Kominfo Babel
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, melalui surat keputusan (SK) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, telah mencabut izin berusaha PT Pulomas Sentosa yang melakukan pengerukan alur Muara Air Kantung Sungailiat, Kabupaten Bangka.

SK gubernur tersebut bernomor: 188.44/720/DLHK/2021) tentang pemberian sanksi administratif berupa pencabutan perizinan berusaha PT Pulomas Sentosa.

Para nelayan Sungailiat dari Kelompok Nelayan dan Pengusaha Ikan Sungailiat (KNPIS) Bangka akhirnya mendapatkan kepastian dukungan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, berkenaan dengan permasalahan pendangkalan alur muara Air Kantung Sungailiat, Kabupaten Bangka, setelah dicabut izinya perusahan PT Pulomas.

Erzaldi mengungkapkan dirinya telah mengeluarkan diskresi bekerja sama dengan Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) TNI Angkatan Laut (AL) untuk melakukan pendalaman alur muara sungai Air Kantung, seiring dicabutnya izin operasional PT Pulomas.

Ditunjuknya Primkopal, kata gubernur sebagai upaya agar nelayan kembali bisa melaut.

"Jadi, kami lakukan diskresi bekerja sama dengan Primkopal supaya bisa segera diselesaikan pendalaman ini. Mereka lah nantinya yang berkoordinasi apa keinginan masyarakat," ujar Gubernur Erzaldi dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Rabu (20/10/2021).

Dengan kehadiran Primkopal itu, gubernur berharap tidak terjadi lagi polemik di tengah-tengah masyarakat nelayan.

Sebab, kegiatan yang menjadi hasil kesepakatan antara dirinya dengan Panglima Komando Armada 1 Laksda Arsyad Abdullah, yang kemudian diturunkan ke Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Fajar Hernawan untuk membantu para nelayan, sembari menunggu realisasi Proyek Strategis Nasional (PSN) 2020.

Diketahui, pendalaman alur muara Air Kantung Sungailiat dan Pembangunan Pelabuhan Nusantara (PPN) Sungailiat sudah terdaftar dalam proyek nasional, melalui Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) tertanggal 29 Maret 2020.

Proyek tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan bermitra dengan perusahaan Jepang. Apabila anggaran sudah disetujui, maka direncanakan proyek akan dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang.

"Silakan saja apa yang ingin dikerjakan di sana Pak Diro Intinya kami meminta Primkopal untuk membantu menyelesaikan ini. Insya Allah mereka mampu sambil menunggu proyek PSN," ujar gubernur.

Sementara itu, Komandan Pos (Danpos) TNI AL Sungailiat, Diro memastikan dalam waktu dekat mereka akan memulai kegiatan pendalaman alur sungai Air Kantung, jika proses administrasi di pusat telah selesai.

Ia meminta dukungan masyarakat nelayan sekitar selama proses pendalaman alur sungai tersebut, saat ini beberapa alat berat telah diterjunkan ke lokasi.

"Primkopal sekarang ini sudah dalam proses persiapan setelah ditunjuk oleh provinsi (Babel). Betul disampaikan Pak Gubernur, dalam minggu-minggu ini kita kerjakan secepatnya. Kita tidak ingin nelayan tidak bisa ke laut, itu dulu yang diutamakan," katanya.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved