Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Masjid Agung Kubah Timah Dibangun Tahun Depan, Molen: Jadi Simbol Kerukunan Umat Beragama

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil memastikan pembangunan masjid Agung kubah timah di Kota Pangkalpinang akan mulai dibangun tahun 2022.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Eltjandring
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil memastikan pembangunan masjid Agung kubah timah di Kota Pangkalpinang akan mulai dibangun tahun 2022.

"Mohon doanya semua masyarakat Kota Pangkalpinang tahun depan akan mulai kita lakukan ground breaking peletakan batu pertamanya, untuk ada masjid kabanggaan masjid agung kubah timah," ujar Molen kepada Bangkapos.com, Rabu (20/10/2021).

Molen percaya, masjid agung kubah timah itu nantinya akan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Pangkalpinang, ikon baru, simbol kerukunan umat beragama.

"Kita bikin wisata kerukunan beragama di sini, sebelahnya ada gereja dan itu nanti akan menyatu dengan masjid seperti Masjid Istiqlal dan Katedral di Jakarta. Kita tunjukan keberagaman umat beragama di Kota kita," ungkap Molen.

"Jadi bukan hanya pantainya, buka hanya martabaknya, tapi masjid juga kebanggaan nantinya yang hanya punya kita tidak ada ditempat lain masjid timah," tambahnya.

Menurutnya, pembangunan nantinya akan dilaksanakan selama dua tahun.

"Pembangunan nanti inshaallah dua tahun, sebelum masa jabatan saya berakhir menjadi Wali Kota atas izin Allah masjid itu berdiri dengan megahnya nanti di Kota kita," tuturnya.

Kata Molen ia percaya meski sudah melewatk beberapa tahap hingga permsalahan lahan masjid yang didesain oleh Gubernur Jawa Barat itu pasti akan terbangun hingga selesai.

"Saya sempat curhat sama pak Ridwan Kamil alangkah susahnya untuk bangun masjid ini banyak rintangannya. Tapi beliau menegaskan tidak ada yang tidak mungkin untuk masjid, sejak itu saya percaya tidak ada yang tidak mungkin untuk bangun masjid pasti jadi inshaallah jadi," tegasnya.

Menurutnya, membangun yang skala prioritas pasti akan bisa dilakukan dengan keterbatasan anggaran saat ini, sebab tidak hanya mengandalkan APBD pemkot Pangkalpinang saja, tapi ada swadaya masyarakat, dan bantuan CSR dari beberapa perusahaan nantinya.

"Saya yakin untuk masjid itu pasti bisa tidak ada yang tidak bisa, aturannya boleh kok kita tidak melanggar. Bahkan bocorannya non islam sudah mau membantu kita," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved