Breaking News:

Molen Pastikan Tes CPNS di Pemkot Pangkalpinang Bebas dari Kecurangan

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil memastikan SKD CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang tidak ada kecurangan.

Editor: Fitriadi
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi: Peserta seleksi kompetisi bidang (SKB) bagi CPNS Pemkot Surabaya bersiap mengikuti tes di GOR Pancasila, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (22/9/2020). Seleksi itu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, mulai dari mengenakan masker, pelindung wajah, dan sarung tangan serta jarak antar peserta tes, termasuk memisahkan peserta dengan hasil rapid tes reaktif dalam bilik khusus. Sebanyak 1.142 orang mengikuti SKB CPNS Pemkot Surabaya selama 3 hari di mana dalam satu hari terdapat 3 sesi dengan peserta sebanyak 140 orang. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA POS - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil memastikan seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang tidak ada kecurangan.

Hal ini disampaikannya saat meninjau pelaksanaan SKD CPNS yang digelar di UPT BKN Pangkalpinang, Rabu (15/9/2021).

Menurutnya, seleksi telah sesuai dengan aturan yang berlaku. Apalagi, hasil nilai peserta dapat disaksikan secara langsung melalui YouTube UPT BKN Pangkalpinang.

"Saya pastikan dalam pelaksanaannya tidak ada macam-macam, begitu melihat mereka mengisi hasilnya langsung tertera di komputer," tegas Molen, sapaan akrabnya.

Diakuinya, seluruh hasil seleksi adalah kemampuan masing-masing peserta tanpa bantuan pihak lain. Bahkan, ia meminta kepada para peserta agar tak percaya calo yang sering mengobral janji.

"Artinya siapa yang mempunyai kemampuan mereka yang dapat, tidak ada lagi yang aneh-aneh," ujarnya.

Ia juga berharap seleksi ini dapat menghasilkan PNS yang berkualitas sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat.

"Saya juga memberi semangat kepada adik-adik yang menjalani tes, Saya yakin dan percaya mereka berharap semuanya lulus kita doakan. Kita berharap mendapatkan CPNS yang berkualitas, berkompetensi dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kota Pangkalpinang," tambahnya.

Selain itu diketahui, Pemkot Pangkalpinang menggratiskan rapid tes antigen bagi 5.362 peserta SKD CPNS Pangkalpinang yang berlangsung mulai 15 September-2 Oktober 2021.

 
"Kita berpikir bahwa dengan mengikuti PNS peserta melakukan kerumunan, jadi wajib dilakukan antigen agar aman. Ini juga sekaligus sebagai tracking dan tracing," ujar Molen.

Selain itu, alasan lain Molen melakukan hal ini, karena dia juga pernah merasakan perjuangan menjadi seorang CPNS sebelum terpilih sebagai Wali Kota Pangkalpinang.

"Alhamdulillah, yang kita lakukan untuk mengurangi beban peserta itu. Setidaknya mengurangi beban mereka walaupun mungkin hanya Rp100 sampai Rp200 ribu tetapi bagi sebagian orang itu sangat penting. Membantu mereka adalah kebanggaan bagi kami," jelasnya.

Molen meminta para peserta CPNS untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat menjalani rapid tes antigen maupun PCR di tempat yang telah ditentukan. "Kita sudah membagi jadwal kepada mereka, waktu mana yang tes duluan.

Silakan kroscek di tempat masing-masing. Saat ini ada beberapa titik seperti Puskesmas, rumah sakit yang sesuai dengan kita informasikan," pungkasnya. (Bangkapos.com/mg1)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved