Breaking News:

Berita Belitung

PT BMMI Belum Bayar Denda Rp1,05 Miliar, Kejari Belitung Sudah Tiga Kali Tagih

PT Belitung Mandiri Mulia Indah (BMMI) tak kunjung membayar denda Rp1.050.000.000 pasca putusan majelis PN Tanjungpandan tertanggal 22 Juli 2021 lalu.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Eltjandring
NET
Ilustrasi palu hakim 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - PT Belitung Mandiri Mulia Indah (BMMI) tak kunjung membayar denda Rp1.050.000.000 pasca putusan majelis PN Tanjungpandan tertanggal 22 Juli 2021 lalu.

Manajemen Hotel Bahamas itu dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana badan usaha melakukan kegiatan yang wajib memiliki UKL-UPL tanpa memiliki izin lingkungan.

Selaku eksekutor, jaksa Kejari Belitung telah melakukan upaya pemanggilan terhadap terdakwa melalui tiga surat tagihan denda (D-1) tertanggal 15 September 2021, 10 Oktober 2021 dan 13 Oktober 2021.

"Terdakwa telah mengirimkan surat permohonan pada tanggal 14 Oktober 2021 yang pada pokoknya terdakwa akan membayar denda tersebut dengan cara dicicil," ujar Kasi Intel Kejari Belitung MDR Anggoro melalui siaran rilis, Rabu (20/10/2021).

Ia menjelaskan jika PT BMMI tak kunjung membayar denda sampai batas waktu yang ditentukan, maka Kejari Belitung akan melakukan langkah hukum lainnya.

Kejari Belitung akan melakukan penelurusan aset milik terdakwa PT BMMI untuk mengetahui dan agar tidak terjadi kesalahan dalam melakukan penyitaan harta benda yang dimiliki sesuai putusan PN Tanjungpandan Nomor 181/Pid.sus/2020/PN Tdn.

Sebelumnya, PT BMMI yang diwakili Direktur Utama Bestiandi Rusianto disidik oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas dugaan aktifitas reklamasi ilegal di pinggir pantai tepatnya di belakang Hotel Bahamas, Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Kejari Belitung oleh penyidik KLHK didampingi Kejagung pada tanggal 19 November 2020 lalu.

Setelah menjalani persidangan di PN Tanjungpandan, PT BMMI dinyatakan bersalah dan divonis denda sebesar Rp1.050.000.000, dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar denda paling lambat satu bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap maka harta benda terdakwa disita oleh penuntut umum dan dilelang untuk menutupi denda tersebut.

(posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved