Berita Belitung Timur

Kapolres Belitung Timur Ingatkan Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Pinjol

Menyikapi isu yang berkembang Kdi Indonesia saat ini tentang pinjaman online alias pinjol, AKBP Taufik Noor Isya mengimbau masyarakat agar hati-hati.

Penulis: Bryan Bimantoro |
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kapolres Belitung Timur AKBP Taufik Noor Isya 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Menyikapi isu yang berkembang di Indonesia saat ini tentang pinjaman online alias pinjol, Kapolres Belitung Timur AKBP Taufik Noor Isya mengimbau masyarakat agar hati-hati.

Dia mengingatkan agar masyarakat jangan mudah tergiur dengan fintech-fintech yang menawarkan pinjaman dengan iming-iming kemudahan apapun.

Mantan Kasubdit III Subdit I Dit Tipidter Bareskrim Polri itu mengatakan saat ini ada sekitar 100 lebih perusahaan pinjaman online yang terverifikasi Otoritas Jasa Keuangan.

Karena itu, masyarakat diminta teliti mengecek keresmian dari fintech sebelum memutuskan meminjam.

"Karena kalau sudah terjebak dalam kasus pinjol ini mereka menagihnya dengan cara-cara yang tidak manusiawi dan cenderung meresahkan. Karena kasus pinjol ini juga dapat atensi dari bapak Kapolri," katanya kepada Posbelitung.co, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Kasus Penipuan Pinjaman Online Rp Cepat, Korban Pinjam Rp 3 Juta Diminta Kembalikan Rp 60 Juta

Baca juga: Guru Honorer Terlilit Pinjaman Online hingga Rp 206 Juta, Berawal dari Utang Rp 37 Juta

Baca juga: Wanita Muda Nekat Bunuh Diri Gara-gara Terlilit Pinjaman Online

Baca juga: Terlilit Utang Pinjaman Online? Berikut Solusi Cara Melunasinya

Dia mengakui. sebenarnya kasus pinjaman online ini sudah lama terjadi. Namun karena rasa malu dari korban untuk melapor sehingga praktik tersebut tetap awet. 

"Karena para korban tidak melapor, banyak sebenarnya korban, mungkin merasa malu atau apa. Saya pikir kalau memang ada terjadi di sini jangan sungkan, jangan malu segera laporkan dengan pihak kepolisian baik yang ada di Polres maupun di polsek," ungkap Taufik.

Ia mengatakan, ketika ada yang sudah melapor, Polres Belitung Timur bakal langsung melakukan follow up.

Dia berharap masyarakat Belitung Timur khususnya, bisa bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam masalah ini. 

"Mudah-mudahan lah masyarakat lebih paham bahayanya, sudah banyak korban berjatuhan tapi ya itu tadi laporan ke Mabes pun sedikit, masalahnya cerita saja berkembang, tapi yang laporan tidak ada," ingat Taufik. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved