Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Penambahan Kasus Harian Covid-19 Belitung di Bawah 10 Kasus

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono hari terakhir yakni 20 dan 21 Oktober 2021 ini, masing-

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono (paling kanan) saat bersama Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman (paling kiri), Kamis (21/10/2021). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono mengatakan penambahan kasus harian Covid-19 di Belitung sudah di bawah 10 kasus. Pada dua hari terakhir yakni 20 dan 21 Oktober 2021 ini, masing-masing ada penambahan lima kasus.

"Penambahan kasus per hari di bawah 10 orang, ada satu atau dua, masih fluktuatif tapi sudah di bawah 10 kasus. Kasus pasien meninggal beberapa hari ini nol," katanya, Kamis (21/10/2021). 

Positivity rate Covid-19 Belitung pun sudah 1 persen. Ditambah angka tracing dari sampel penelusuran pasien positif dan pelaku perjalanan. Pada 21 Oktober ini, jumlah tracing sebanyak 495 orang.

Meski begitu, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Belitung masih berada pada level tiga. Terkait hal ini, Joko menyebut tidak mengetahui indikator penentuan level karena ditentukan oleh pemerintah pusat. 

"Indikator ditentukan dengan edaran dan keputusan, kami tidak tahu kriteria untuk menjadi level dua itu seperti apa. Tapi kalau dari kasus sudah jauh menurun, pr harus di bawah lima persen, kita sudah lama itu, sebenarnya sudah turun jauh tapi belum tahu kriteria apa yang diinginkan," imbuhnya. 

Selain itu, per 20 Oktober 2021, angka vaksinasi Covid-19 sebanyak 65,20 persen atau 94.553 penduduk telah menerima vaksin dosis pertama. Sehingga untuk mencapai herd immunity diangka 70 persen sasaran tersisa lima persen lagi. 

"Target bulan ini dapat capai target 70 persen. Makanya kalau organisasi atau kelompok mau bekerja sama juga kami rangkul. Kalau peran masyarakat sudah jauh menurun, kami tinggal menyisir manula yang aksesnya sulit sudah didatangi ke rumah, puskesmas sudah membuat tim-tim kecil untuk jemput bola," tuturnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved