Breaking News:

Erzaldi Rosman

Ternyata Ini Alasan Gubernur Erzaldi Rosman Bikin Aturan Keluar Masuk Bangka Belitung Tak Wajib PCR

Menurut Erzaldi, kebijakan tersebut semata-mata untuk meningkatkan perekonomian di Bangka Belitung.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fitriadi
Tribunnews.com
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menjelaskan alasan mengeluarkan kebijakan terbaru pelonggaran syarat penerbangan keluar masuk Bangka Belitung.

Menurut Erzaldi, kebijakan tersebut semata-mata untuk meningkatkan perekonomian di Bangka Belitung.

"Sehingga ada kelonggaran-kelonggaran yang menjadi tujuan kita untuk upaya peningkatan perekonomian. Tetapi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,"kata Erzaldi Rosman, dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Rabu (20/10/2021).

Aturan kelonggaran itu, yaitu untuk penerbangan dari Belitung, Palembang dan Jakarta, ataupun sebaliknya dilaksanakan dengan hasil keterangan negatif Antigen H-1.

Kebijakan dilakukan mengikuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 54 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2 dan level 1 Covid-19 di luar Jawa-Bali.

Diketahui berdasarkan Inmendagri nomor 54 yang terbit pada 18 Oktober 2021 mengantarkan informasi baik bagi Babel, karena Bumi Serumpun Sebalai ditetapkan berada pada level 2 PPKM, yang semula berada di level 3. Artinya, hal tersebut akan mempengaruhi beberapa kebijakan, salah satunya mengenai persyaratan penerbangan dari dan ke Babel.

Terpisah, Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Babel Mikron Antariksa, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan Surat Edaran (SE) mengenai aturan bagi pelaku perjalanan dalam negeri antar wilayah.

Surat itu menjadi turunan SE Kasatgas nomor 17 tahun 2021 dari Satgas Pusat mengenai Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Pada Masa Pandemi Covid-2019.

Dikeluarkannya SE tersebut, kata Mikron bertujuan memberikan kelonggaran dalam aturan penerbangan dari Babel menuju beberapa destinasi seperti Tanjungpandan, Palembang dan Jakarta, ataupun sebaliknya.

Dia menjelaskan dalam rapat tadi pagi, membahas surat edaran Kasatgas nomor 17 tahun 2021, yang menyebutkan antar daerah dengan statusnya sama berada pada PPKM level 2 bisa dilaksanakan dengan Antigen saja pada H-1.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved