Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Tetap Sediakan Dua Tempat Isoter Meski Kasus Covid-19 Menurun

Pemkot Pangkalpinang menunjukkan komitmen menangani Covid-19. Ini dibuktikan dengan tetap menyediakan dua Isoter untuk mengkarantina pasien Covid-19.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Eltjandring
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam beserta rombangan meninjau langsung isoter di SKB Tuatunu yang saat ini masih dalam proses rehab atau perbaikan pembangunan. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menunjukkan komitmen menangani Covid-19. Ini dibuktikan dengan tetap menyediakan dua tempat isolasi terpadu (Isoter) untuk mengkarantina pasien Covid-19.

Dua lokasi isoter tersebut yakni eks Puskesmas Girimaya di kawasan perkantoran Pemkot Pangkalpinang Jalan Rasakunda, dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tuatunu Pangkalpinang.

Senin (25/10/2021) pagi tadi, Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam beserta rombangan meninjau isoter di SKB Tuatunu yang saat ini masih dalam proses rehab atau perbaikan pembangunan.

Kata Radmida, isoter yang disediakan untuk kasus Covid-19 tanpa gejala itu menelan anggaran Rp700 juta untuk perbaikan dan Rp200 juta perlengkapan mobiler, total menjadi Rp900 juta.

Menurutnya, meskipun saat ini tren kasus Covid-19 di Kota Pangkalpinang sudah menurun, rehab isoter tetap akan dilanjutkan untuk Pangkalpinang yang sudah siap jika kasus kembali meningkat.

"Isoter ini kan perintahnya bukan baru sekarang, tapi pada waktu kasus kita sedang meningkat-meningkatnya kemarin, dan ini direhab sebelum kasus menurun."

"Covid-19 ini kita tidak tahu sampai kapan, apakah ada kenaikan lagi nantinya dan kita sudah siap adanya isoter tersebut," ujar Radmida usai melakukan peninjauan.

Menurutnya, jika nanti Covid-19 sudah tidak ada lagi isoter yang bisa menampung 32 orang itu bisa digunakan untuk kegiatan pelatihan dan kegiatan lainnya.

Dia belum bisa memastikan kapan isoter di Tuatunu itu kapan akan rampung dari perbaikan.

"Saat ini masih berlanjut, secara fisik sudah jadi cuma masih melengkapi beberapa yang masih kurang, untuk pastinya kapan jadi kita belum bisa pastikan," sebutnya.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved