Breaking News:

Erzaldi Rosman

Gubernur Erzaldi Rosman Tertarik Beli Sepatu Lukis Kanvas Karya Siswa SMAN 1 Simpangrimba

Erzaldi tertarik membeli sepatu lukis kanvas ini karena merupakan hasil kreativitas siswa.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fitriadi
Bangkapos.com/Riki Pratama
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman menggunakan sepatu lukis kanvas karya siswa SMAN 1 Simpang Rimba dalam acara Drug Free Exhibilition di Taman Bhaypark Polda Babel pada Rabu (27/10/2021). 

"Harga Rp 380.000 diberikan Rp 400.000 sama gubernur, selain membeli sepatu kami juga memberikan kenangan terhadap beliau, yang akan merayakan hari ulang tahunnya bersama istrinya," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah mengintegrasikan pendidikan anti narkoba ke sejumlah mata pelajaran siswa SMA/SMK se Bangka Belitung. Aturan integrasian tersebut bersadarkan peraturan gubernur (pergub) nomor 55 tahun 2021.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia juga mendukung terkait upaya pemerintah daerah tersebut.

Itu terlihat dari kehadiran Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose dalam kegiatan Drug Free Exhibilition, launching program integrasi pendidikan anti narkoba masuk ke kurikulum SMA-SMK se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Serta program lainya sinergitas 4 pilar desa menuju Kampung Tangguh Anti Narkoba (KTAN) dan Desa Bersinar Bersih Narkoba di Bangka Belitung, yang dilakukan pada Rabu (27/10/2021) di halaman Taman Bhaypark Polda Babel.

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan pemerintah telah melaunching program integrasi pendidikan anti narkoba bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose.

"Kedatangan kepala BNN ini dalam rangka melaunching program integrasi kurikulum berkenaan anti narkoba, dikolaborasikan dengan pendidikan di SMA/SMK. Kehadiran beliau memberikan motivasi agar paham bahaya narkoba," jelas Gubernur Erzaldi kepada Bangkapos.com, Rabu (27/10/2021) di sela acara.

Erzaldi menambahkan, pengintegrasian ini dilakukan dengan harapan siswa/siswi di Bangka Belitung terhindar dari penyalahgunaan narkoba yang semakin marak di tengah pertumbuhan ekonomi.

"Ini pas waktunya saat ekonomi di Babel ini tumbuh dan berkembang. Kita tidak ingin memakai penghasilan mereka terkhususnya untuk membeli narkoba dan menambah keyakinan bahwa perang dengan narkoba," tegasnya.

Mantan Bupati Bangka Tengah ini, mengkhatirkan apabila narkoba tidak ditindak maka akan merusak generasi di Provinsi Bangka Belitung saat ini.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved