Breaking News:

Virus Corona

Tarif PCR Terbaru di Indonesia, Batas Tertinggi di Jawa-Bali Rp275.000, Lebih Mahal di Luar Jawa

Di Indonesia, tarif tertinggi tes PCR harganya dibedakan. Di Pulau Jawa-Bali lebih murah, di luar Jawa-Bali ditetapkan Rp 300.000

Penulis: Hendra | Editor: Hendra
WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Tes Swab yang digelar oleh Dewan Pers bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta, Rabu (12/8/2020). 

Tarif tes PCR di India hanya Rp 160.000 untuk sekali tes.

Perbedaan tarif tes PCR Indonesia dan India ini pun mengundang banyak reaksi masyarakat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun kemudian memberikan tanggapan.

Ia meminta masyarakat untuk tak membandingkan tarif tes PCR di Indonesia dengan India.

Mengingat, India adalah negara yang paling murah untuk segala kebutuhannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Budi dalam konverensi pers Evaluasi Program PC-PEN dan Optimalisasi Anggaran Program PEN 2021 yang disiarkan secara virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (26/10/2021).

"(PCR) yang paling murah India, yakni Rp 160 ribuan. Tapi memang India adalah negara yang paling murah untuk semuanya selain China. Karena memang mereka juga produksi di dalam negeri kemudian skala ekonomi negara India juga tercapai karena jumlah populasinya mencapai 2 billion (jiwa)," kata Menkes Budi.

Baca juga: Semangat Menggebu Pengantin Baru, Malam Pertama Berujung Duka, Suami Syok Istri Terkulai Lemas

Dengan penjelasan ini, Budi menyebut bahwa harga harga tes PCR di Indonesia yang saat ini berkisar Rp 500 ribu itu masih tergolong murah secara global.

Sehingga, kata Budi, dengan melihat kondisi Indonesia yang saat ini, sulit rasanya untuk menurunkan harga harga tes PCR ke titik terendah lagi.

Untuk itu, Budi menegaskan pemerintah tidak merencanakan adanya subsidi bagi harga tes PCR di Indonesia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved