Kuliner

Mencicipi Lepat dan Limping Menggale, Aneka Kuliner Jadul Belitung di Kedai Bahela

Tak sekadar memberikan kesan jadul dari suasana tempatnya. Aneka kuliner yang ditawarkan juga jadul khas masyarakat Belitung.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Eltjandring
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Suasana di Kedai Bahela, Tanjungpandan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Berada tepat di pinggir jalan raya, tepatnya di Jalan Sijuk, Desa Air Ketekok, Tanjungpandan, kedai ini mudah ditemukan.

Bernuansa sederhana dengan bangunan terbuka, bagian depannya dibangun dari kayu, beratapkan daun rumbia di bagian ujungnya.

Sebagai penambah kesan jadul, beberapa bagian kedai juga dihiasi anyaman daun lais, baik sekadar hiasan tambahan di meja kasir atau dijadikan sebagai tempat tisu.

Peralatan makan berbahan enamel berupa piring dan rantang loreng hijau pun menambah kesan zaman dulu. Inilah Kedai Bahela' atau berarti kedai jadul atau zaman dulu.

Kursi-kursi dan meja kayu ditata. Di dinding, mural berwarna-warni, bergambar daun simpor hingga kantong semar atau ketakong menghiasi.

Tak sekadar memberikan kesan jadul dari suasana tempatnya. Aneka kuliner yang ditawarkan juga jadul khas masyarakat Belitung.

Bahkan, beberapa menu juga terbilang jarang ditemukan di tempat makan lain. Sebut saja lepat, menggale bembam, limping menggale, bubur jawak, hingga begero.

Menikmati limping menggale di Kedai Bahela', Tanjungpandan, Selasa (2/11/2021).
Menikmati limping menggale di Kedai Bahela', Tanjungpandan, Selasa (2/11/2021). (IST/Dok pribadi)

Menurut rekomendasi seorang rekan, menu lepat belaok menjadi favorit di kedai ini. Lepat merupakan kuliner khas yang terbuat dari ketan yang dibalut dengan daun pandan.

Teksturnya lunak, aroma tipis dari daun pandan, ditambah rasa gurih ketan yang dimasak dengan santan membuat kuliner ini begitu nikmat.

Di Kedai Bahela', seporsi lepat disajikan dengan sambal lingkong dan daging masak bumbu ketumbar.

"Rase lepatnye nyaman, ape agik ditambah laoknye," ujar Dede, seorang pengunjung kedai.

Tak puas menikmati lepat, posbelitung.co juga mencicipi limping menggale. Bentuknya pipih dan bundar, mengingatkan dengan bentuk pizza.

Menikmati limping menggale di Kedai Bahela', Tanjungpandan, Selasa (2/11/2021). IST/Dok pribadi
Menikmati limping menggale di Kedai Bahela', Tanjungpandan, Selasa (2/11/2021). IST/Dok pribadi (IST/Dok pribadi)

Sebagai pelengkap limping juga disajikan dengan gula pasir yang bisa ditaburkan biar menambah rasa limping.

Jika menikmatinya buat sarapan, pendamping limping akan semakin terasa sempurna dengan secangkir kopi ume.

Tak perlu khawatir soal harga, karena murah meriah. Karena harga menu makannya cuma mulai dari Rp15.000.

Masih banyak menu lain yang tak kalah menarik dicoba, seperti mie rebus Belitong, gangan ikan darat, nasi goreng kampung, juga makan bedulang.

Selain itu, menu minumannya juga variatif. Ada es buah, es belulok, dan es rumput laut.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved