Breaking News:

Berita Belitung

Geopark Belitong Kini Tambah Empat, Desa Pulau Seliu Masuk Jadi Geosite Baru

Badan Pengelola Geopark Belitong UNESCO Global Geopark (UGGp) resmi menetapkan empat geosite baru, Sabtu (6/11/2021).

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Khamelia
IST/Dok BP Geopark Belitong
Suasana penetapan empat geosite baru di Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Sabtu (6/11/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Badan Pengelola Geopark Belitong UNESCO Global Geopark (UGGp) resmi menetapkan empat geosite baru, Sabtu (6/11/2021).

Keempat geosite tersebut berada di Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Yaitu Geosite Gunung Kubing di Desa Perpat, Geosite Linsum Kawai di Desa Simpang Rusa, Geosite Tanjung Rusa di Desa Tanjung Rusa, serta Geosite Pulau Seliu di Desa Pulau Seliu.

Penetapan empat geosite baru ini, maka saat ini Belitong UGGp memiliki 21 geosite.

Menurut Ketua Umum Badan Pengelola Geopark Belitong Yuspian, penetapan geosite ini merupakan satu di antara upaya BP Geopark Belitong merespon rekomendasi hasil asesmen. Serta sebagai hasil sidang dewan UNESCO Global Geopark pada Desember 2020 yang mensyaratkan agar ditetapkan setidaknya 20 geosite di kawasan Geopark Belitong. 

"Sekaligus merekomendasikan pembentukan geosite pulau guna memperkuat konsep Geopark Belitong sebagai geopark maritim yang memiliki banyak pulau kecil di sekitarnya," kata dia.

Adanya Geosite Pulau Seliu yang merupakan desa pulau di Kawasan Geopark Belitong sebagai memperkuat konsep geopark maritim. 

Selain itu, lanjut Yuspian, ke depan masih akan dilakukan pengembangan geosite baru. Terutama geosite pulau yang berada di Kabupaten Belitung Timur.

Khusus di wilayah Belitung Timur, pihaknya berencana menetapkan Geosite Pulau Buku Limau di esa Buku Limau dan Geosite Batu Begalang di Desa Kelubi sebagai kandidat geosite. Saat ini, kedua pulau tersebut masih dalam proses perumusan dan pengkajian oleh Tim BP Geopark Belitong terkait kekayaan geologi, biologi, dan budaya yang menjadi ciri masing-masing geosite.

Acara penetapan geosite yang berlangsung di Geosite Gunung Kubing di Desa Perpat, Kecamatan Membalong itu juga dirangkai dengan peluncuran program pendampingan pengembangan Geosite Gunung Kubing oleh Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Turut hadir langsung pada acara Rektor UIN Syarif Hidayatullah Hj. Amany Lubis, Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, Plt Kepala Dinas Pariwisata Belitung Bakrie Hauriansyah, dan Ketua Umum Badan Pengelola Geopark Belitong Yuspian. Serta Ketua Lembaga Adat Melayu Belitong H Abdul Hadi Adjin, juga beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Belitung dan Belitung Timur. 

Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan SK Bupati Belitung tentang penetapan keempat geosite baru, serta penandatanganan nota kesepahaman yang dirangkai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Beltim dan pemukulan lesong panjang oleh Rektor UIN Syarif Hidayatulah Jakarta.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved