KIP Beroperasi di Teluk Kelabat, Warga Serahkan KK dan KTP Pembuatan Rekening Bank

Dengan adanya KIP, Joni berharap pembangunan masjid di desa yang sempat terbengkalai dapat segera terselesaikan.

Bangkapos.com
KIP yang kini sudah mulai beraktivitas di perairan Teluk Kelabat Dalam. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Sejumlah Kapal Isap Produksi (KIP) PT Timah kini mulai beraktivitas di perairan Teluk Kelabat Dalam, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.

Sekretaris Forum Masyarakat Pesisir Bakit, Joni Fadlan mengatakan, dengan beroperasinyaKIP ini, hampir seluruh masyarakat Desa Bakit sudah memberikan KK dan KTP untuk pembuatan rekening bank.

"Untuk pembuatan rekening dan ATM BRI sekitar 452 orang, sedangkan untuk seluruh kepala keluarga ada sekitar 455. Jadi mungkin ada yang nambah, jadi boleh dikatakan sudah 95 persen," ujar Joni Fadlan, Sabtu (13/11/2021).

Dengan adanya KIP, Joni berharap pembangunan masjid di desa yang sempat terbengkalai dapat segera terselesaikan.

"Harapan kita dengan adanya KIP ini pembangunan masjid, kami harapkan bisa terselesaikan. Kondisi saat ini mulai masuk musim barat biasanya gelombang besar, jadi bisa membantu perekonomian masyarakat, adanya aktivitas ini adanya kontribusi dari kapal isap ini," tuturnya.

Selain itu Pengawas Yayasan Harapan Masyarakat Desa Bakit, Rudi Fitrianto mengungkapkan, PT Timah sudah sesuai aturan bahkan telah melakukan sejumlah sosialisasi kepada masyarakat Bakit.

"Kegiatan KIP di Desa Bakit itu tentunya sudah on the track, PT Timah juga sudah melakukan tahapan-tahapan sosialisasi dengan masyarakat Desa Bakit yang terdampak. Alhamdulillah PT Timah melalui KIP-nya telah melakukan aktivitas beroperasi disana dengan situasi aman kondusif," ucap Rudi.

Sementara itu satu diantara warga Dusun Belembang, Desa Bakit, Erma Nuryana (41) mengaku bersyukur dan ikut serta memberikan KTP dan KK agar mendapatkan kompensasi dari PT Timah.

"Kalau kami mewakili kawan-kawan kepingin masjid kami selesai,mintanya dengan adanya kapal ini harapan kami ingin merasa enak. Kalau bisa masyarakat nyaman merasakan kalau kapal beroperasi, jadi kita sama-sama merasakan masyarakat nelayan semuanya kalau kapal beroperasi," ungkap Erma.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved