Breaking News:

Perhatikan Pekerja Informal, Pos UKK Nelayan Burung Mandi Beltim Jadi Terbaik Pertama se-Babel

Pos UKK sendiri bertujuan meningkatkan kesehatan pekerja sehingga dapat memacu produktivitas dalam bekerja

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
Ist/Dokumentasi Pribadi
Pengelola Program Pos UKK Burung Mandi Marlina (kiri), Kadinkes Provinsi Babel, Andri Nurtito, dan Kepala UPT Puskesmas Mengkubang, Ayu Nilam Sahri, berfoto seusai penyerahan penghargaan, Sabtu (14/11/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Nelayan Burung Mandi asal Kabupaten Belitung Timur (Beltim), berhasil mendapat penghargaan sebagai terbaik pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penghargaan itu langsung diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Andri Nurtito, pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 2021 di Pangkalpinang, Sabtu (13/11/2021).

Dihubungi posbelitung.co, Minggu (14/11/2021), Pengelola Program Pos UKK Nelayan Burung Mandi, Marlina, mengatakan, sangat bersyukur bisa menjadi yang terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Babel.

Menurutnya keberhasilan ini adalah hasil kerja keras semua pihak, mulai dari dukungan perangkat Desa Burung Mandi, kader aktif yang telah dilatih dan dibina oleh petugas kesehatan UPT Puskesmas Mengkubang dan diawasi oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur.

"Dan yang terpenting, karena adanya kesadaran para nelayan dan keluarga nelayan untuk memeriksakan kesehatan di Pos UKK sehingga munculnya inovasi-inovasi pada Pos UKK nelayan Karya Bersatu ini," kata Marlina.

Dia menjelaskan, Pos UKK merupakan wadah upaya kesehatan berbasis masyarakat pada pekerja sektor informal. Upaya perlindungan dan pemeliharaan kesehatan fisik, mental maupun sosial tenaga kerja di semua pekerjaan dengan usaha-usaha preventif dan kuratif terhadap penyakit-penyakit atau gangguan-gangguan kesehatan yang diakibatkan faktor-faktor pekerjaan dan lingkungan kerja, serta terhadap penyakit-penyakit umum.

Pos UKK sendiri bertujuan meningkatkan kesehatan pekerja sehingga dapat memacu produktivitas dalam bekerja.

"Kami pilih sasaran profesi nelayan, karena nelayan mempunyai risiko kerja yang tinggi apabila tidak memeriksakan kesehatan rutin di Pos UKK. Nelayan kita biasanya bermalam di laut dua sampai tiga hari, jadi harus selalu menjaga kesehatan. Kami berkomitmen akan terus berkontribusi atas kesehatan para pekerja sektor informal tersebur," jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Mengkubang, Ayu Nilam Sahri, mengatakan, tujuan Pos UKK ini adalah meningkatkan pengetahuan pekerja tentang kesehatan kerja, meningkatkan kemauan dan kemampuan pekerja menolong diri sendiri, meningkatkan kewaspadaaan dan kesiapsiagaan pekerja terhadap risiko dan bahaya akibat bekerja, serta meningkatkan peran aktif masyarakat, kelompok masyarakat dalam bidang kesehatan.

"Pelayanan kesehatan yang diberikan pada pos UKK yaitu, pelayanan promotif seperti penyuluhan kesehatan kerja, konsultasi kesehatan kerja sederhana, dan perilaku hidup bersih dan sehat. Lalu, ada pelayanan preventif seperti pengenalan risiko bahaya di tempat kerja, upaya perbaikan lingkungan kerja, pemeriksaan kesehatan awal dan berkala, penyediaan APD (Alat Pelindung Diri), dan melihat kepatuhan penggunaan APD. Kemudian pelayanan kuratif, yakni pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan pertolongan pertama pada penyakit (P3P) serta ada pelayanan pencatatan dan pelaporan," jelas Nilam.

Menurutnya, Pos UKK ini sangat penting bagi nelayan Burung Mandi, karena sebagian dari mereka belum mendapat pelayanan kesehatan yang memadai, serta ditambah masih banyak tempat kerja yang belum melaksanakan kesehatan kerja.

Selain itu, lanjutnya, mereka banyak mengalami gangguan kesehatan akibat kerja dan kecelakan kerja yang dapat menurunkan produktivitas kerjanya.

"Kami harap ke depan Pos UKK Nelayan Karya Bersatu Burung Mandi ini terus berlanjut dengan lebih baik. Kerja sama lintas sektor lebih ditingkatkan sehingga kesehatan dan keselamatan kerja para nelayan tetap terjaga," kata Nilam. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved