Breaking News:

LPG akan Dikonversikan ke DME, Apa Itu DME yang Bahannya Banyak di Indonesia

Berbeda dengan LPG, DME yang berasal dari batubara merupakan senyawa bening yang tidak berwarna, ramah lingkungan, dan tidak beracun

Editor: Hendra
(Kontan)
Pertamina memamerkan contoh tabung DME yang bakal jadi pengganti LPG. 

POSBELITUNG.CO -- Untuk mengatasi ketergantungan impor Liquified Petroleum Gas (LPG), pemerintah berencana bakal mengantikan atau mengkonversi dengan Dimethyl Ether (DME).

Saat ini total konsumsi elpiji nasional mencapai sekitar 70 persen. Jumlah ini dari keseluruhan impor LPG Indonesia.

DME merupakan produk hilirisasi atau diproses dari bahan mineral batubara hingga menjadi DMI.

Untuk mengkonversi LPG ke DME kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif  tidak dalam waktu dekat.

Konversi LPG ke DMI akan mulai dilakukan pada taun 2035 mendatang sebagamana dilansir oleh kompas.com yang mengutip dari Kontan.co.id (24/11/2020).

Sementara itu, Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM, Sujatmiko mengatakan, gasifikasi batubara untuk menghasilkan DME dilaksanakan karena kebutuhan Elpiji yang semakin meningkat.

Saat ini, sebanyak 75 persen hingga 78 persen dari konsumsi Elpiji dalam negeri masih dipenuhi dari impor.

"Produk hilirisasi batubara berupa DME dapat mensubstitusi LPG sedangkan methanol untuk menggantikan bahan baku industri kimia," kata Sujatmiko dalam acara Kompas Talk bertajuk Hilirisasi Batubara untuk Pemulihan Ekonomi secara virtual, Rabu (1/9/2021).

Apa itu DME?

DME adalah hasil olahan atau pemrosesan sedemikian rupa dari batubara berkalori rendah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved