Video Viral

Viral Aksi Pengacara Hamburkan Uang Rp40 Juta di Polsek Banyuwangi, Begini Penjelasannya

Sedangkan tangan kanannya memegang map biru, sembari berteriak “Kanit reskrim keluar, keluar, saya ingin ketemu kanit reskrim.”

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Novita

POSBELITUNG.CO – Video yang memperlihatkan aksi seorang pengacara menghamburkan uang puluhan juta,  viral di media sosial (medsos).

Aksi pengacara itu terekam kamera mulai dari datang ke kantor polisi hingga beberapa orang sempat memunguti uang yang dihamburkan tersebut.

Video yang dibagikan akun instagram @andreli48 itu, memberi keterangan “seorang pengacara di Banyuwangi menghamburkan uang puluhan juta di depan Ma polsek Kota Banyuwangi.”

Pada video tersebut, memperlihatkan kali pertama pengacara itu datang ke polsek dari pintu gerbang dengan berjalan kaki. Ia berpakaian rapi memakai jas.

Saat tiba di halaman Polsek Banyuwangi, dia langsung berteriak sembari mengangkat tangan kiri sembari mengacungkan telunjuk ke atas. 

Sedangkan tangan kanannya memegang map biru sembari berteriak “Kanit reskrim keluar, keluar, saya ingin ketemu kanit reskrim.”

Pengacara itu merasa kecewa karena pernyataan kanit reskrim ke kliennya untuk apa memakai advokat.

"Kita menurut Undang-Undang Advokat adalah aparat penegak hukum yang sama. Saya tak terima selaku advokat," ucapnya dengan suara lantang.

"Apa kurang gaji polisi dari negara, ini ambil uang dari klien saya," ucapnya lagi sambil menghamburkan puluhan juta uang.

Beberapa orang yang ada di lokasi langsung mengambil uang dihamburkan.

Namun sejumlah orang melarang uang diambil dan diminta dikembalikan. Uang itu lalu dikumpulkan di tengah pintu kantor Ma polsek. Sedangkan petugas dari Polsek Banyuwangi Kota hanya melihat aksi itu dan diam.

Dilansir dari Kompas.com, belakangan diketahui nama pengacara tersebut adalah Nanang Slamat.

Nanang membenarkan bahwa orang yang ada di video tersebut adalah dirinya. Uang Rp40 juta itu merupakan hasil pembayaran kliennya. Ia mengaku, aksi tersebut dilakukan karena kekecewaannya dengan adanya oknum polisi.

Mulanya, ia ditunjuk seseorang untuk menjadi kuasa hukum yang sedang terlibat masalah hukum yang ada di Polsek Banyuwangi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved