Breaking News:

Pemkot Pangkalpinang Dapat Penghargaan Swasti Saba Wiwerda

Radmida menyebut, untuk penilaian sendiri terdapat sembilan indikator yang dibagi menjadi tatanan wajib dan tatanan pilihan.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Tedja Pramana
ist/Prokopim PGK Miko
Saat pengumuman penghargaan tersebut diumumkan secara virtual melalui zoom meeting yang diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang Radmida Dawam, Rabu (17/11/2021) di ruang petemuan OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Menteri Kesehatan Budi Sadikin Gunadi dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menganugerahkan penghargaan Swasti Saba Wiwerda kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang.

Penghargaan diberikan untuk Kabupaten dan Kota Sehat (KKS) di Indonesia yang dinilai dari berbagai indikator.

Pengumuman penghargaan tersebut diumumkan secara virtual melalui zoom meeting yang diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang Radmida Dawam, Rabu (17/11/2021) di ruang petemuan OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Penghargaan Swasti Saba Wiwerda tahun ini hanya diraih oleh empat Kabupaten dan Kota di Indonesia. Selain Pangkalpinang, juga diraih oleh Tebo, Nganjuk, dan Sumedang

Kata Radmida, penganugerahan Swasti Saba Wiwerda yang diraih Kota Pangkalpinang saat ini, merupakan naik kelas satu tingkat dari penghargaan sebelumnya yang diganjar Swasti Saba Padapa.

"Alhamdulillah ini hasil tidak mengkhianati usaha, ini realita kerjasama tim termasuk forum kesehatan yang ada di Kota Pangkalpinang dan seluruh OPD yang turut berperan aktif. Hanya empat kabupaten dan kota yang mendapatkan di seluruh Indonesia, dan hanya satu-satunya kita Kota Pangkalpinang di Bangka Belitung," kata Radmida.

Radmida menyebut, untuk penilaian sendiri terdapat sembilan indikator yang dibagi menjadi tatanan wajib dan tatanan pilihan.

Tatanan wajib, yakni tatanan kawasan pemukiman, sarana dan prasarana sehat, dan tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri.

Tatanan pilihan, yakni tatanan kawasan sarana lalu lintas dan pelayanan transportasi, tatanan kawasan pertambangan sehat, tatanan hutan sehat, tatanan kawasan industri dan perkantoran sehat, tatanan pariwisata sehat, tatanan ketahanan pangan dan gizi, dan tatanan sosial yang sehat.

Dia berharap, tahun 2023 nanti Kota Pangkalpinang bisa kembali naik tingkat yakni ke Swasti Saba Wistara.

"Untuk itu Pemerintah Kota Pangkalpinang akan terus berbenah, banyak hal yang dinilai termasuk tatanan ketahanan pangan, lingkungan dan banyak lagi. Makanya kita berharap agar tahun 2023 nanti kita bisa naik level lagi dengan kerjasama tim lagi tentunya," jelansya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim mengatakan, kerjasama yang dilakukan Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kota berhasil membuktikan dengan didapatkannya predikat Kota Sehat ini.

"Kita melakukan pembinaan terhadap Open Defecation Free (ODF), juga tatanan pasar, dan masih banyak lainnya. Beberapa penilaian kita penuhi standarnya, terbukti tahun ini kita bisa naik level," sebut Hakim.

Dia juga berharap, agar tahun 2023 nanti bisa kembali naik level tak lupa pula dengan Kota Pangkalpinang yang terus berbenah dan mempersiapakan diri.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved