Wanita Hamil 6 Bulan Merampok Bareng Suami, Korban Diajak Ngamar di Rusun Lalu Harta Dirampas

Seorang perempuan muda yang tengah hamil enam bulan terlibat kejahatan perampokan yang dilakukan bersama suaminya.

Editor: Eltjandring
heart.co.uk
Ilustrasi 

Namun karena tak ingin melawan, korban dan saksi akhirnya melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor Scoopy warna merah.

"Pelaku mengambil motor korban kemudian menjual kepada seorang temannya seharga Rp 3 juta ke Baturaja.”

“Bukan hanya sekali mereka sudah mencuri motor pelanggan istrinya sudah dua kali," jelasnya.”

Bahkan Chindy dalam keadaan hamil enam bulan saat menjalani praktek prostitusi.

Kedua pelaku diamankan di tempat terpisah, Chindy diamankan saat sedang melayani seorang pria di kamar kos.

Sedangkan Handri diamankan saat berada di kawasan kenten.

Baca juga: Aksi Bejat Kakek ke Remaja Putri Tepergok Ibu Korban, Mengaku Sudah 6 Kali, Pelaku Bilang Mau Tobat

Baca juga: Gadis Remaja Tiba-tiba Melahirkan Anak, Mengaku Sering Dikasi Jajan oleh Kakek Tetangga

Selain kedua pelaku, polisi turut mengamankan Fajar (36) yang berperan sebagai perantara membantu Handri menjual motor ke Baturaja.

Handri mengaku hal ini sudah yang kesekian kalinya, sebelumnya ia sering mengambil handphone korban yang selesai kencan dengan istrinya.

"Kalau motor sudah dua kali pak, sering saya ambil handphone sudah tujuh kali karena korban tidak bisa bayar.”

“Motor Scoopy saya jual ke Baturaja, " kata Handri.

Ia sudah menikah dengan Chindy selama tujuh bulan dan menjalani profesi ini sejak menikah.

"Saya tidak ada pekerjaan lain selain ini, uang ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan untuk dua anak kami, " katanya.

Sedangkan Chindy mengaku saat kejadian ia memang memasang tarif Rp 250 ribu.

Namun korban meminta tambahan durasi kencan sehingga ia meminta uang lebih.

Praktek prostitusi sudah dilakoni sejak empat tahun terakhir.

"Dia (korban) minta durasi, saya minta uang lebih tapi dia tidak mau, " kata Chindy.

(Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved