Breaking News:

80 Pelaku Ekraf Belitung Difasilitasi Pengurusan HAKI, Bawa KTP dan Sampel Produk

Mulai dari pendaftaran, pengurusan administrasi sampai nanti keluar sertifikat dibiayai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

posbelitung.co
Kegiatan sosialisasi dan fasilitasi HAKI di BW Suite Belitung, Kamis (18/11/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Ada 80 pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) Belitung mendapat fasilitasi pengurusan hak atas kekayaan intelektual (HAKI).

Mulai dari pendaftaran, pengurusan administrasi sampai nanti keluar sertifikat dibiayai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Hal ini dikatakan Direktur Direktorat Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif Kemenparekraf, Robinson Sinaga pada kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran kekayaan intelektual di BW Suite Belitung, Kamis (18/11/2021).

Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) tersebut diikuti sejumlah pelaku ekraf Belitung.

Dikatakan Robinson, setiap pelaku ekraf yang mengikuti kegiatan tersebut akan dicek merek. Namun jika sudah terdaftar dengan mereka tersebut, akan diberikan peluang untuk mengganti dalam waktu 1-2 hari.

"Jadi 80 orang ini tidak mengurus sendiri, karena kalau mengurus sendiri mungkin banyak yang tidak tahu. Mereka hanya bawa KTP dan sampel contoh produk supaya tidak salah," katanya.

"Sebelum fasilitasi diberikan, mereka konsultasi satu per satu, ada tiga ahlinya, dari Kemenkumham, Kemenparekraf, dan UNS, bisa 10-20 menit per orang. Karena HAKI itu banyak jenisnya, ada paten, merek, desain, industri, dan hak cipta. Kami pastikan profesionalitas diberikan supaya pelaku ekraf mendapatkan hak yang terbaik," jelas dia.

Robinson menyebut, program ini didesain karena pemilikan HAKI sangat rendah. Padahal HAKI ini perlindungan hukum terhadap produk dan usaha agar tidak ditiru dan dibajak orang lain.

Kepemilikan HAKI sangat penting bagi pelaku UMKM, terutama jika ingin masuk online marketing.

Menurutnya, Belitung menjadi satu dari empat kota tempat penyelenggaraan program tersebut, selain Pekanbaru, Yogyakarta, dan Malang.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved