Breaking News:

Berbuat Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, Remaja 17 Tahun Ini Diamankan Polisi

Kemudian, ibu korban langsung menggedor pintu kamar anaknya untuk memastikan kecurigaan mereka.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Unit Reskrim Polsek Membalong
RS (17) diamankan Unit Reskrim Polsek Membalong karena diduga berbuat asusila terhadap anak di bawah umur. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Seorang remaja berinisial RS (17) diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Membalong, Kabupaten Belitung, pada Minggu (14/11/2021) lalu, karena kedapatan berbuat asusila terhadap anak perempuan di bawah umur di rumahnya.

Bahkan perbuatan asusila tersebut dipergoki langsung oleh orang tua Bunga (bukan nama sebenarnya), yang berstatus siswi SMP itu.

Berdasarkan pengakuan RS, perbuatan tersebut dilakukan lebih dari lima kali di tempat dan waktu yang berbeda.

"Setelah memeriksa saksi dan barang bukti berikut hasil visum et revertum, tersangka langsung diamankan. Penyidikan kasus ini kami di-back up Unit PPA Satreskrim Polres Belitung," kata Kapolsek Membalong, AKP Karyadi kepada posbelitung.co, Kamis (18/11/2021).

Ia menjelaskan, kejadian bermula saat ayah korban merasa curiga di kamar putrinya terdapat seseorang pada Minggu (14/11/2021) sekitar pukul 01.30.WIB.

Kecurigaan ayah korban diperkuat setelah melihat sandal yang tidak dikenal di teras rumahnya.

Kemudian, ibu korban langsung menggedor pintu kamar anaknya untuk memastikan kecurigaan mereka.

"Setelah digedor, 10 menit kemudian pintu baru dibuka. Saat itulah mereka mendapati tersangka bersembunyi di balik pintu kamar," ungkap Karyadi.

Kedua orang tua korban langsung mencecar pasangan tersebut dengan berbagai pertanyaan.

Akhirnya mereka mengakui telah melakukan perbuatan terlarang dan berada di bawah pengaruh minuman beralkohol (minol).

"Jadi sebelumnya mereka ini sempat minum di lapangan cross Desa Kembiri, dan pulang ke rumah korban. Berdasarkan pengakuan itulah, orang tua korban ini melapor ke polsek," kata Karyadi.

Atas perbuatan tersebut, RS diancam Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Hingga saat ini, RS masih mendekam di sel Mapolsek Membalong.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mengawasi dan menjaga anaknya ketika beranjak dewasa. Karena banyak anak baik menjadi korban dan pelaku tindak pidana diakibatkan pengaruh penggunaaan medsos (media sosial)," kata Karyadi. (posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved