Breaking News:

ASN Pemkot Pangkalpinang Bisa Lebih Mudah Lanjutkan Sekolah Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat

Menurut Radmida, program ini dibuka sebab banyak ASN di Pemkot Pangkalpinang lulusan S1 Kesehatan Masyarakat yang ingin melanjutkan S2.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Novita
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Pemkot Pangkalpinang menggelar rapat pembentukan kelas reguler kerja sama Program Studi Magister (S2) Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, di ruang rapat Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Jumat (19/11/2021). 

POS.BELITUNG.CO, BANGKA - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar rapat pembentukan kelas reguler kerja sama Program Studi Magister (S2) Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, di ruang rapat Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Jumat (19/11/2021)

Sebelumnya, penandatanganan memorandum of understanding (MoU) induk telah dilaksanakan oleh Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) dengan Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam, yang menghadiri rapat itu menyebutkan, program tersebut adalah program izin belajar, bukan tugas belajar, yang bekerja sama untuk kelas pascasarjana (S2) Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Menurut Radmida, program ini dibuka sebab banyak aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Pangkalpinang lulusan S1 Kesehatan Masyarakat yang ingin melanjutkan S2.

"Izin belajar itu beda dengan tugas belajar. Kalau tugas belajar harus meninggalkan pekerjaan dan belajar di Palembang. Tapi izin belajar ini, Unsri membuka kelas virtual, praktikumnya juga nanti dari sini, jadi tidak mengganggu pekerjaan sama sekali," jelas Radmida kepada Bangkapos.com, Jumat (19/11/2021).

Kuliah virtual juga akan dilaksanakan pada saat libur bekerja, seperti Sabtu dan Minggu.

"Kita hanya memfasilitasi komunikasinya saja, untuk biaya kuliah tetap ditanggung pribadi. Kalau izin belajar, kita tidak wajib memberikan biaya pendidikan, jadi semuanya masing-masing," tambahnya.

Kata Radmida, izin belajar untuk kelas pascasarjana (S2) Ilmu Kesehatan Masyarakat ini, juga bisa diikuti oleh ASN di luar Kota Pangkalpinang.

"Kalau memang ada ASN kabupaten lain mau ikut ke sini juga boleh, tapi harus izin dengan kepala daerahnya. Untuk jurusan ini juga, sebetulnya usulan dari ASN itu sendiri, banyak yang mau melajutkan Kesehatan Masyarakat ini, dan di sini tidak ada jurusan itu," tuturnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved